Nama gue Cahyaningrum, panggil aja Arum. Baru lulus S1 kemarin di usia 20 tahun, hehehe... Abisnya gue pendidikan selama 2 tahun ambil dua jurusan teknik dan ekonomi, alhamdulillah semua selesai tepat waktu.
" Mbak Arum.... " Panggil seorang cewek dari belakang
" Mbak Nevi?! Widih.... Tambah keren aja sih? "
Nevi, Neviyanti Mauly teman waktu gue TK syukron hubungan persahabatan tetep awet.
" Loh... Mbak, kuliah di sini?! " Tanyanya
" Iyah, lanjut kuliah Mbak? "
" Iyah, nih baru dapet 4 semester. "
" Widih... Cepet lulus ye. "
" Thanks, eh yuk jajan di sana!" Ajaknya
" Oke deh Mbak! "
Kamipun berjalan ke arah resto di sebrang jalan. Sesampainya di sana Nevi duduk di depanku dia lebih memilih duduk di dekat kaca katanya biar bisa liat luar.
" Mbak, Mbak sekarang kos? "
" Enggak, tinggal di rumah budhe. "
" Eurm.... " Gue hanya manggut-manggut
Aku lihat dia mengambil hpnya dan mulai memainkannya. Akupun mengambil note book yang ada di ransel kecil, berharap bisa menulis beberapa paragraf yang nantinya membantuku buat skripsi lebih cepat. So, kalian tau kan gimana aku bisa cepet lulus?
" Eh, Mbak... Dapet cowok akhir tahun ini gak? "
" Apa?! Cowok??! Ya kali... " Ucapku enteng, ya iyalah soal cowok aku nggak buru-buru
" Kenapa sih? Bukannya enak ada yang semangatin? "
" Ya kali... "
" Ini pesanannya... " Ucap seorang pelayan seraya menaruh piring berisi di meja
" Makasih yah mbak.. " Ucap kami ramah
" Iyah... " Ucap pelayan itu lalu pergi
" Gue denger Mbak Arum pernah kerja kayak dia yah? "
" Iyah, kerja part time. Alhamdulillah sekarang gue bangun bisnis kecil-kecilan. "
" Wah, bisnis apaan? "
" Bisnis kuliner. "
" Boleh mampir dong.. "
" Heum... Boleh, kebetulan besok acara openingnya. "
" That good!! Gue dateng! "
" Oke! "
" Soal saudara lo tuh gimana? "
" Ahmad? "
" Iye! "
" Alhamdulillah dia diterima di pelayaran. Tapi tetep gue tuntut agar dia bisa naik pangkat. "
Muhammad Aditya saudaraku dari kecil. Deket banget bahkan aku suka jail ke dia, buat orang awam kita ini kayak mahasiswa yang lagi kasmaran. Padahal yah... Saudara. Ya kali aku mau deket-deket ama cowok sorry ya...aku bukan cewek sembarangan.
YOU ARE READING
CINTA KARNA ALLAH
RandomAku hanyalah perempuan yang mengharapkan seorang imam yang sudah hafal betul soal agama. Agar ia dapat memanduku ke jalan yang lebih baik. Tapi takdir mempertemukan aku dengan sosok lain. Dia egois dan pembangka namun dia juga berusaha berhijrah d...
