Part 1

233 19 2
                                        

Wanita berusia dua puluh lima tahun itu mengendap-endap menuruni tangga dengan heels merah yang ia jinjing ditangannya. Sepasang matanya itu menelisik setiap sudut rumah mewah berarsitektur eropa itu dengan hati-hati, memastikan bahwa aksi 'melarikan diri' yang ia lakoni itu tidak ketahuan oleh salah satu penghuni rumah itu.

Namanya Jeon Wonwoo. Putri sulung dari keluarga Jeon yang tersohor dengan bisnis properti besarnya. Ayahnya merupakan lelaki dengan sedikit sifat diktator yang membatasi seluruh ruang geraknya. Sedangkan ibunya seorang sosialita kelas atas yang akan selalu menuntutnya untuk menjadi wanita high class yang tentu saja tidak bisa bergaul dengan banyak orang tanpa seizinnya.

"Eonnie? Mau kemana?" suara lembut dari gadis berusia enam belas tahun yang tampaknya sedang menonton tv itu menghentikan langkah Wonwoo.

"Eonnie mau keluar? Dengan siapa? Boleh aku ikut?" tanyanya dengan bertubi-tubi.

Wonwoo tersenyum kecut. Adiknya, Jeon Somi bernasib sama seperti dirinya. Terkekang dan terbatasi oleh seluruh ambisi kedua orang tuanya. Somi masih remaja, dan tidak seharusnya ia dikekang untuk menjadi apatis seperti ini. Somi seharusnya memiliki banyak waktu untuk bersiosialisasi, menemukan jati dirinya. Setidaknya dua hal itu yang sangat ingin Wonwoo katakan pada orang tuanya jika ia memiliki nyali yang sangat besar.

"aku akan pergi bersama Mingyu Oppa. Cepat ganti bajumu jika kau ingin ikut"

"tidak jadi saja. Nanti aku akan terabaikan"

"tidak usah takut. Ada Seungkwan disana"

"Seungkwan Eonnie ada disana? Ah baiklah-baiklah aku akan ganti baju dulu"

"cepat. Kita harus pergi sebelum Ibu dan Ayah pulang"

Somi pun berlari ke dalam kamarnya. Kemudian mengeluarkan beberapa dress mewahnya berusaha tampil secantik kakaknya. Tentu saja ia bersemangat karena ada Seungkwan disana. Somi sama seperti Wonwoo, tidak terlalu memiliki banyak teman. Teman sekolahnya sedikit enggan mendekati Somi karena sifat ayah dan ibunya yang sudah menjadi rahasia publik.

"aku sudah siap. Ayo berangkat" Somi kini sudah siap dengan dress berwarna peach yang sama persis seperti sang kakak.

"ayo. Kita lewat gerbang belakang saja, ya? Paman Jung sedang berjaga di gerbang depan"

"bagaimana jika Ibu dan Ayah pulang saat kita keluar, Eonnie?"

"aku sudah mengatakan pada Bibi Cha kalau kita kerumah Jeonghan Eonnie. Ayolah, aku sudah mengaturnya" Wonwoo menarik tangan adiknya dan bergegas menuju gerbang belakang dimana Mingyu sudah menunggunya disana.

**

Mereka larut dalam canda di sebuah perjamuan makan malam mewah di kediaman keluarga Choi. Sang kepala keluarga, Choi Seungcheol tampak sibuk membicarakan perihal bisnis bersama Junhui, Seokmin, Soonyoung, dan Vernon di dekat perapian khas negara eropa miliknya. Sedangkan istrinya, Yoon Jeonghan dengan bayi Chan dipangkuannya, sibuk membicarakan fashion terkini bersama Jisoo, Jihoon, Minghao, Seungkwan dan Somi dengan beberapa katalog yang berserakan diatas meja tamu.

Sedangkan Wonwoo terjebak dalam heningnya malam bersama kekasihnya di balkon rumah itu. Ia sibuk menerawang jauh tentang masa depannya sedangkan Mingyu menatap kosong lantai berwarna coral yang lembut.

"semua akan menjadi sulit, Gyu" Wonwoo akhirnya memecah keheningan diantara mereka.

"aku tahu. Sikap ambisi ayahmu itu sangat sulit ditaklukkan" sindir Mingyu yang sejujurnya sedikit melukai hati Wonwoo.

"apa salahnya jika aku bukan keturunan dari keluarga konglomerat sepertimu? Aku bahkan bisa merintis bisnisku sendiri hingga sampai titik ini. Jika perlu aku informasikan padamu, kekayaanku lebih besar dari milik ayahmu"

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Feb 10, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

IRONYWhere stories live. Discover now