Deni berlari menuju kelas " heyyy akan ada murid baru, cewek manis lagi", semua cowok berkumpul di bangku ku " hey kalian kalau mau ngobrol jangan disini" satria melihatku dan merangkul leherku
" he.. Ardi siapa tau kau akan suka cewek itu " , Aku kaget dan berdiri
" ha... Terserah aku mau pergi saja".
Aku sangat suka duduk ditaman belakang sekolah karena tentram, Saat aku memejamkan mataku aku merasa ada seseorang yang melihat ku, aku mencoba membuka mata ku perlahan, Seorang cewek tepat dihadapan ku mentap ku " hey kau kelas 8 juga kan, apakah kau bisah antar aku keruang guru" Seorang cewek berbicara padaku dengan senyuman, " kau murid baru? " aku hanya melihat dia dengan pandangan yang biasa, cewek itu kemudian duduk disampingku dan tersenyum" hahaha iya aku murid baru" .
Daripada aku dengan cewek ini terus lebih baik aku antar dia keruang guru " ayo aku antar keruang guru", cewek itu berdiri dengan semangat" serius kalau begitu ayo" cewek itu menarik tangan ku.
Diruang guru
" oke disini ruang guru kalau begitu dah", akhirnya selesai juga urusan ku dengan cewek ini.
cewek itu tiba tiba menarik tangan ku lagi " siapa namamu", cewek ini bertanya nama ku "namaku satria" bohong deh karena nyebelin sih nih cewek, cewek itu melepas pegangan tangannya dari ku dan tersenyum
" ahh oke sampai ketemu satria", ah peduli amat aku pergi meninggalkan cewek cerewet itu.
Dikelas 8-c
Disekitarku hanya penuh dengan surah yang berisik.
Satria mendekatiku " hey hey Ardi lo dari mana ha" astaga nih cowok peduli banget sama gue" aku dari taman", Deni berlari ketempat duduknya" hey ada guru" ,semua murid kembali ketempat duduk masing masing, guru masuk bersama cewek tadi, ahhh ketahuan deh bohongku. Guru menyuruh cewek itu memperkenalkan diri " hey semua namaku Rikka, aku pindahan dari SMPN 2 Nusantara, semoga kita bisah berteman dengan baik" , Guru menyuruh cewek itu ketempat duduk yang dibelakang yaitu tempat duduk kosong, cewek itu berjalan melewatiku apakah dia sudah lupa ya dengan ku ,sesaat cewek itu menepuk pundakku " hey satria kita satu kelas ya" mati aku ketahuan ,satu kelas memandangku dan cewek aneh ini " heeeeee satria "
Satria berdiri dan tersenyum
" hahaha hey Rikka dia itu bukan satria gue satria anungrah dan itu Ardi syaputra ", cewek itu melepaskan genggamannya aku berpikir dia marah ya atau akan balas dendam , sesaat aku merasa hawa tidak enak, ce ce cewek itu tersenyum aneh pada ku " ohhh Ardi yaa " , Apa yang akan dia lakukan padaku, cewek itu kemudian pergi ketempat duduknya.
Jam istirahat
Aku merasa hawa jahat melihat ku , para cewek berkumpul ditempat cewek itu dan berbincang entah apa, Satria datang dan memukul kepalaku " hey satria sakit" satria melihat ku dan merangkul leherku kayak ingin membunuh seseorang " heyy Ardi lo berbohong pada murid baru se imut itu haa" aku kesakitan bodoh ."iya iya aku salah.. Hey satria ini sakit lepas bisah tidak lo lepaskan ", Deni mendekat
" hey Ardi lo harus minta maaf sama si Rikka".
Cewek itu berdiri mencekik leherku
" he hey apaan iiini" cewek itu melepas cekikannya" baik kalau begitu siapa nama ku" mati aku aku tidak tau namanya oh aku ingat
" nama mu Rizki kan" cewek itu memukul kepalaku" bukan Rizki...namaku Rikka " cewek itu bernama rikka ya ,Rikka membalikkan badanya dan pergi dengan teman yang lainnya, ya terserah kau deh, aku kan mau minta maaf.
Dari jam istirahat sampai jam pulang Rikka tidak lagi berbicara padaku.
Keesokan harinya
Aku masuk kelas semua seperti biasa berisik saat aku kebangku ku aku mengecek laciku dan mendapatkan suatu surat" apaan nih" Satria yanh melihat ku memegang surat langsung berlari kepadaku dan mengambil surat itu " heyy Ardi dapat surat cinta", aku mengambil kembali surat tersebut dan membuangnya.
Aku melihat tiba tiba Rikka berdiri dan belari ketempat sampah dan mengambil surat yang dibuang ku, Satria yang menatap Rikka dia kemudian membantunya mencari surat yang kubuang. Aku mendekati Rikka yang sedang mencari surat tersebut " maaf ", Rikka menatap ku
" untuk apa kau minta maaf seharusnya aku yang minta maaf😫😫", Aku bingung melihat tingkahnya, tiba tiba Satria memukul kepalaku
" hey Ardi apa yang kau lakukan kepada Rikka ha", Sakit tau nih cowok" Ahhh aku tidak melakukan apapun tau", teman teman ku belari kepadaky dab memukul pundakku
" hey Ardi Rikka itu sukq kau tau", apaan sih teman teman ku ini, Aku melihat Rikka yang sedang memegang surat yang tadi aku buang dan dia belari keluar, Aku yang merasa berslah mengejarnya" hey Rikka", Rikka berhenti dan melompat ketempat duduk yang ada ditaman
Dia berdiri ditempat duduk tersebut
" hey Ardi kenapa saat itu kau tidak kasih tau nama aslimu",Aku mendengar suarahnya yang halus
" ohhh saat itu, bagai mana ya", Rikka membalikkan badannya kepadaku
" karena saat itu aku mengganggumu, maka dari itu aku mengirimkan surat permohonan maaf padamu", Rikka kemudian duduk dan menundukkan kepalanya
" ohh aku kir....", Rikka berdiri dihadapan ku" maaf bukan maksudku ingin mengejekmu aku hanya ingin minta maaf", Entah mengapa tiba tiba tangan ku menyentuh rambut Rikka
" mmm yah aku juga minta maaf sudah membuang suat itu, maaf ya Rikka".
Sesaat aku merasa sudah tau sesuatu yang tidak pernah aku ketahui tentang persaan seseorang.
