Aku terdiam
Kala matahari kembali ke peraduannya
Mataku mengerjap
Seakan tak percaya
Namun datangnya fakta
Gemuruh hatiku menyuarakan
Retak tulangku patahkan
Lengan bajuku singsingkan
Air mataku lelehkan
Beribu kalimat kan seakan ku lontarkan
Melihat dirimu asyik bergurau senang
Tak salah jika ku marah
Kau jalan bersama wanita berbaju merah
Tak ingatkah
Kau ucap janji setia
Pada penghulu dan orangtua ?
Tapi kini kau bahkan lupa
Akan indahnya asmara kita
-Rimnanoz-
BẠN ĐANG ĐỌC
Goresan sang Nano Pujangga
Ngẫu nhiênIni hanya sebatas kumpulan puisi receh ala Nano. Gw cuma mau ngumpulin karya-karya puisi gw aja yang udah penuh nempel di tembok kamar gw. Semoga bisa jadi inspirasi. Oya jangan lupa mampir di Nano QUOTES juga. Disana ada banyak quotes hasil karya...
