Di suatu hari, ada seorang anak yang bernama Iwan. Iwan adalah seorang pelajar dari SMA 1 Jakarta dan dia termasuk dari keluarga yang ekonominya rendah. Ibu dan Bapaknya sudah meninggal sejak dia berumur 5 tahun. Iwan sekarang tinggal bersama nenek dan kakeknya. Setiap hari, iwan membantu kakeknya untuk bisa membayar biaya sekolah iwan.
Disekolah, Iwan termasuk orang yang cerdas. Teman-temannya pun sangat baik dan bangga kepadanya Iwan, karena dia selalu menolong kepada sesama dan pantang menyerah dalam menuntut ilmu walaupun ekonomi keluarga iwan rendah. Tetapi masalah tersebut tidak menghalangi semangat Iwan dan dia pun selalu berayukur kepada Allah SWT agar selalu diberi rahmat. Dia berharap agar bisa masuk ke perguruan tinggi ( universitas ) dan semoga cita-citanya tercapai yaitu menjadi pengusaha yang sukses. Nenek dan Kakenya selalu mendukung Iwan dalam menggapai cita-cita nya tersebut.
Setelah kelas 12, Iwan berharap masuk perguruan tinggi dengan mendapatkan beasiswa dari sekolahnya. Menurutnya, beasiswa sangat membantu sekali terutama untuk dirinya. Tetapi, beasiswa tersebut untuk orang yang pintar. Kemudian, Iwan belajar dengan giat dan penuh semangat demi mendapatkan beasiswa tersebut. Setelah itu, Ujian Nasional akan diselenggarakan bulan depan untuk kelas 12.
Setelah itu, akhirnya Ujian Nasioanl pun dieselenggarakan. Siswa / siswi SMA 1 jakarta pun sudah siap dalam mengerjakan soal Ujian, termasuk Iwan pun sudah siap mengerjakan soal Ujian tersebut. Setelah semua Ujian selesai, siswa / siswi tinggal mengunggu hasilnya. Kemudian, hasil ujiannya pun keluar. Yang mendapatkan nilai tertinggi Ujian Nasional di SMA 1 jakarta yaitu Iwan. Iwan berhak mendapatkan beasiswa dari sekolahnya tersebut. Iwan pun senang mendengar kabar tersebut dan akhirnya dia bisa melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi. Nenek dan Kakeknya senang mendengarnya dan mendoakan agar cita-cita Iwan tercapai. Setelah lulus dari SMA, akhirnya Iwan dapat melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi yaitu di Universitas Jakarta. Hati dia sangat senang sekali dan dia meneteskan air mata karena dia sangat bahagia dan harapannya tercapai. "Terima kasih Tuhan, berkatmu harapan saya terkabulkan." 'Ucap iwan di dalam hatinya.'
Setelah dia diterima di Universitas Jakarta, dia kuliah dengan semangat dan giat demi tercapainya cita-citanya. Saat kuliah, dia merasakan suka dan duka. Setelah 1 tahun kuliah, nenek iwan meninggal dunia akibat terjatuh di kamar mandi. Iwan pun merasakan kesedihan, dan kakeknya menemani iwan disaat dia sedih. "Nak, ikhlaskan lah nenek mu agar dia tenang disana." ucap kakek sambil meneteskan air mata ." Jawab iwan " iya kek ....."
Keesokan harinya, iwan pun berangkat kuliah dengan menggunakan Sepeda motor. Sedangkan kakeknya, pergi berjualan mainan ke kampung sebelah. Beberapa bulan kemudian, kakek iwan, tiba - tiba jatuh sakit karena kaki nya tidak bisa digerakan alias lumpuh. Iwan pun merawat kakek nya dengan penuh kasih sayang seperti halnya menyangi neneknya. Iwan berkata kepada kakek " kek... sekarang biar saya saja yang berjualan dan kakek diam saja di rumah untuk beristirahat." Jawab kakek " Iwan, fokuskan saja dulu kuliah mu" Iwan pun menjawab " gak papa kek, itu juga buat biaya kita sehari-hari." Kakek membalas " ya sudah kalau begitu." Akhirnya, Iwan menjalankan kehidupannya dengan penuh perjuangan.
Setelah satu bulan, kakeknya pun meninggal dunia. Iwan pun hidup sendiri di tengah-tengah yang penuh perjuangan dan tantangan. Setelah lulus kuliah, Iwan melamar pekerjaan di sebuah kantor tepatnya di jakarta. "Iwan berkata " Pak, saya mau melamar pekejaan disini, apakah ada pekerjaan ?"
" Manager kantor menjawab "kebetulan ada lowongan kerja disini " .
" Kata iwan " Baikalah pak, saya akan melamar disini, apakah saya diterima ?"
" Manager kantor menjawab " baiklah kamu diterima disini sebagai adminstrasi keuangan ."
"Kata Iwan " terima kasih pak "......
Akhirmya, Iwan pun bekerja di kantor tersebut sebagai adminstrasi keuangan. Setelah 9 bulan, iwan pun diangkat menjadi manager di kantor tersebut. Akhirnya cita- cita Iwan tercapai menjadi seorang pengusaha dan dia pun pantang menyerah walaupun orang tua dia sudah meninggal."............
YOU ARE READING
Pantang menyerah dalam menuntut ilmu
Short StoryDi suatu hari, ada seorang anak yang bernama Iwan. Iwan adalah seorang pelajar dari SMA 1 Jakarta dan dia termasuk dari keluarga yang ekonominya rendah. Ibu dan Bapaknya sudah meninggal sejak dia berumur 5 tahun. Iwan sekarang tinggal bersama nenek...
