1.Pandangan Pertama

31K 1.3K 226
                                        

"Ruli!"

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

"Ruli!"

Ruli menghentikan langkah, cowok manis berkulit sawo matang itu baru saja melewati taman menuju ke gedung fakultas hukum saat mendengar suara berbisik yang memanggil namanya. Dia menoleh ke belakang dan mendapati Alex berdiri dalam jarak 2 meter di belakangnya dengan ekspresi yanga agak gugup.

Ruli memandang Alex dengan tatapan ingin tahu. Cowok berkulit gelap dengan senyuman manis itu bertanya pada Alex si cowok dengan tampang pas-pasan namun bertubuh kekar yang memanggil namanya tadi.

"Apa?" tanya Ruli.

"Begini Rul... kamu... eng... kayaknya kamu akhir-akhir ini jadi lumayan akrab sama Kendra ya?" tanya Alex dengan ekspresi yang agi-lagi terlihat gugup. Ruli bisa menyadari itu dari gerakan-gerakan aneh yang dibuat oleh kaki cowok itu dan juga frekuensi matanya saat berkedip.

"Iya, soalnya kita sering satu kelompok sih, anaknya asyik banget deh Lex, ayok kapan-kapan kita main bareng!" kata Ruli sambil tersenyum sumringah.

"Oh gitu ya...," kata Alex dengan nada suara yang aneh. Ruli mengamati Alex dengan bingung. Meski nggak pernah sekelas, Ruli cukup dekat dengan Alex sejak SMA karena mereka sama-sama anak basket dan ekspresi wajah Alex saat ini hampir mirip dengan ekspresi wajahnya ketika mereka hendak bertanding dengan tim basket juara pertama dulu.

"Ada apa? Kayaknya kamu lagi cemas dengan sesuatu ya?" tanya Ruli.

"Eh... enggak juga sih...," kata Alex agak terbata.

"Eh... tapi iya juga sih sebenarnya, eh... anu... apa kamu sudah pernah denger gosip tentang Kendra?" tanya Alex.

"Gosip? Gosip apaan?" Tanya Ruli.

"Eng... itu gosip yang bilang kalau itu..." Alex tidak meneruskan kalimatnya, karena setelah itu dia merasakan sesuatu yang hangat ditelinganya, ternyata Kendra berdiri tepat di sebelahnya sambil meniup telinganya. Alex spontan menjerit dan berlari, dia bersembunyi di belakang punggung Ruli.

"Apa yang kamu lakukan! Kenapa kamu meniup-niup telingaku!" teriak Alex.

"Kalian lagi ngomongin apa? Apa kalian termakan gosip yang mengatakan kalau aku ini homo ya?" kata Kendra kesal sambil berkacak pinggang.

Kendra memiliki rambut yang agak gondrong sebahu dengan warna agak kecoklat-coklatan yang dikuncir separuh dengan asal-asalan. Kulitnya putih mulus seperti kebanyakan artis korea, tetapi matanya lebar dan besar seperti kebanyak orang Jawa. Bulu matanya yang panjang dan lentik menambah keindahan matanya. Hidungnya mancung dan bibirnya mungil dan tipis. Secara keseluruhan Kendra adalah gambaran seorang cowok cantik bahkan saat sedang marah seperti ini.

"Hah? Homo?" kata Ruli dengan ekspresi terkejut.

"Baiklah aku tegaskan pada kalian, aku ini bukan homo, tapi sebenarnya aku ini adalah transgender!" kata Kendra dengan mantap.

Unrequited Love [END]Stories to obsess over. Discover now