Gadis berusia 16 tahun itu sedang duduk di taman kota menunggu temannya yang akan datang untuk sekedar bertemu .Zara Habatunnisa namanya. Ia lalu pergi meninggalkan taman itu karena temannya tidak tampak datang juga.ketika ia menunggu angkutan umum di pinggir jalan ,ia melihat seorang pria yang sedang kebingungan .Zara pun menghampiri pria itu.
"Maaf pak , Apa yang sedang bapak cari?". Tanya zara
" Enak aja manggil bapak ,Gue ini masih muda." Sahut pria itu
"Gue cari alamat ini nih, apa lo tau?". Tanya pria itu
" Oh,Iya tau mas ,mas tinggal lurus aja ,terus ada pertigaan, belok kiri lalu ada kantor polisi ,belok kanan." Jawab Zara
"Ah ribet amat sih, Mending lo anterin gue deh ,Buruan jangan banyak tanya." Seru pria itu
Zara pun mengikuti pria itu di mobil sembari menunjukan arah alamat tadi.Dalam mobil Zara berkenalan dengan pria itu.
"Oh ya, nama gue Raka Adyatama ,panggil aja Raka.Lo siapa?" Tanya nya.
"Zara." Tanpa basa basi Zara pun menjawab dengan singkat.
Setelah tiba di Alamat yang di tuju ,Suara adzan ashar pun berkumandang .Zara pun mengajak Raka untuk pergi menunaikan sholat di masjid terdekat .
"Raka, Sholat dulu yuk !" ajak nya
"Sorry, Gue kristen ,Lu sholat aja,Gue mau ke sana dulu.Ntar kalo lu udah beres sholat tunggu gue di mobil aja." jawab Raka
Zara pun tercengang mendengar ucapan Raka ,pria yang dari tadi semobil dengannya ternyata non muslim.Zara pun pergi menuju masjid .
Seusai Zara melaksanakan ibadah sholat ,Zara langsung pergi meninggalkan pria yang tadi diantarnya.Zara hanya kaget ,Ia baru kali ini akrab dengan orang yang beda agama.Tapi itu bukan Hambatan.
Raka pun dari tadi menunggu Zara di parkiran alamat yang tadi, tetapi Zara belum datang juga. Raka pun pergi meninggalkan Zara,Yang padahal Zara sudah duluan meninggalkannya.
Sesampainya di rumah ,Zara langsung bercerita kepada ibundanya ,bahwa hari ini ia menemukan hal unik dalam hidupnya.
"Bu, tadi aku ketemu cowok yang beda agama ." ucapnya
"Bangus dong, nambah pengetahuan tuh.Tapi awas hati hati ." sahut ibundanya
"Hati hati apa bu?" Zara penasaran
"Euhh, enggak kok.Udah ah ibu mau masak dulu ." jawab ibunya
Zara merasa penasaran dengan perkataan ibundanya tadi. Tapi Zara tidak terlalu ambil hati.Zara hanya memikirkan pria tadi ,Apakah Raka mecari Zara atau enggak?.
Keesokan harinya ,Zara pergi mengantarkan kue ibundanya ke perumahan kota yang lumayan jauh dari desanya. Zara mencari cari alamat diperumahan tersebut.Ketika Zara sampai didepan rumah yang dituju ,ternyata didepan halaman rumah tersebut ada sesosok pria yang sedang menyiram tanaman.Dan ternyata itu adalah Raka.
Zara terkejut ,ternyata alamat yang dia cari adalah rumah Raka.
Mereka pun saling terdiam ,hingga akhirnya Raka tersadar bahwa itu adalah Zara.
"Eh, lo cewek yang kemaren nganter gue cari alamatkan? Euhh Zara ya?" ucap Raka
"Ii..iya ,Kok lo ada di sini?ini rumah lo?" jawab Zara.
"Iya. Itu kue pesenan gue ya? " tanya raka.
"Ohh ini , iya nih ." ucap Zara
Mereka pun berbincang didepan halaman rumah Raka.Mereka saling memperkenalkan diri lebih lanjut.
Zara adalah anak seorang pembuat kue di desanya.Sedangkan Raka adalah cowok yang tinggal sendirian di sebuah perumahan elit di Bandung. Dan yang pasti mereka berbeda agama.
Lalu Raka mengantarkan Zara pulang ke desanya. Di tengah perjalanan Zara membuka Al-Quran dan membacanya pelan-pelan. Raka pun heran apa yang di pegangnya.
"Buku apa itu?" tanya Raka
"Ini al-Quran ,kitab suci agama islam." ucap Zara
"Oh ,Ya udah baca yang keras aja biar gue denger." tambah Raka.
"Ga ah , Allah maha mendengar ,lagi pula gue ngaji bukan mau didengar manusia kok." sahut Zara
Raka pun takjub mendengar jawaban Zara tersebut. Sesampainya di rumah Zara ,Raka melihat keadaan di sekeliling rumah Zara ,yang mungkin menurut Raka ini menakjubkan.
"Kenapa? Rumah gue emang gini adanya ." tanya Zara
"Enggak apa-apa , Asri disini." ucap Raka.
Sesudah sampai di rumah Zara ,Raka langsung pulang kembali tanpa berpamitan kepada ibundanya Zara, Mungkin karena Raka belum mengerti adat istiadat.
ESTÁS LEYENDO
Ada Cinta Yang berbeda
Novela Juvenil"Terkadang memiliki perbedaan itu memang rumit, Ini salah ini bener.Entah apa yang harus Zara lakukan. Ceritanya menarik dan ga ketebak "
