Batinku menjerit saat orang-orang menatapku dengan iba, ingin rasanya aku tenggelam kedalam lepasnya samudra.
Begitu rapuhkah aku dimata mereka?
Mengapa aku harus serapuh ini dimata mereka?
Berapa banyak orang-orang diuar sana yang sama sepertiku, mengapa kalian hanya menatap pandangan iba itu hanya padaku.
Haruskah aku menghilang agar tatapan itu menghilang?
Haruskah aku mengeluh dengan semua cobaan yang telah tuhan berikan kepadaku?
Ahhhhh....
Andaikan aku dapat memutar waktu, andaikan ini semua tak pernah terjadi, andaikan aku bisa merubah takdir, andaikan... aaahhhh.. percuma aku berandai-andai
Tuhan... inikah cobaan yang kau berikan? Mengapa rasa nya sesakit ini tuhan? Mengapa ini terjadi padaku? Mengapa tidak pada orang lain saja?? Kenapa tuhan?? Kenapaaaa??
Tary come back dengan cerita yang akan membuat kalian baper, semoga aja kalian kebawa perasaan ya ders..
Oke thanks udah mampir ke karyaku ini ..
Hargailah selagi masih ada..
Oke lanjut ya😊
NEXT !! 👇
YOU ARE READING
Don't Worry
ChickLitSebelum ini aku pernah merasakan bahagia. Tapi... seperti 'ombak yang menerjang pasir yang tenang' ujian itu datang tanpa di pinta. Menerjang si objek tanpa ampun. Sepi... sendiri aku dilanda perih, tanpa ada seorang pun pahlawan di kehidupanku. Ak...
