Alarm berbunyi sedari tadi yang membuat mata Baekhyun bergerak gelisah di dalam kelopak matanya. Ia akhirnya membuka matanya karena sudah sangat terganggu dengan suara alarm tersebut dan berniat untuk bangun agar segera mematikan alarm itu, namun pergerakannya tertahan karena sebuah tangan tengah memeluk tubuhnya sedikit erat. Baekhyun menoleh ke arah pemilik tangan tersebut dan tersenyum setelahnya. Chanyeol memeluknya. Pikir Baekhyun.
"Chanyeol-ah ireona. Ini sudah jam 8 pagi." ujar Baekhyun seraya melepaskan tangan Chanyeol di pinggangnya. Ia sedikit berusaha melepaskan tangan tersebut sampai akhirnya Chanyeol sendiri yang melepaskannya.
Chanyeol mengucek matanya beberapa kali lalu menoleh ke arah Baekhyun setelahnya. Baekhyun juga menoleh ke arah Chanyeol yang langsung di sambut oleh senyuman manis milik Chanyeol yang membuat jantung Baekhyun berdebar. Entahlah apa maksud dari debaran tersebut Baekhyun tidak tahu. Yang jelas dia menyukai debaran tersebut di dadanya.
"Aku mandi duluan ya. Soalnya aku mau membuat sarapan kita nanti" tanpa menunggu persetujuan dari Chanyeol, Baekhyun bangkit dari ranjang tempatnya dan Chanyeol tidur. Baekhyun hendak berjalan setelah menggunakan sendal rumahannya namun tidak jadi karena Chanyeol menahan tangan Baekhyun. Baekhyun menoleh dengan dahi berkerut. "Ada apa?" tanyanya.
"Apa tidak boleh kita mandi berdua saja?" tanya Chanyeol yang membuat Baekhyun langsung melepaskan tangannya yang di tahan oleh Chanyeol.
"Tidak!" tolak Baekhyun. Dia sebenarnya mau. Dia juga menginginkannya. Tapi dia malu!
"Kenapa? Dulu kita sering mandi berdua. Akhir-akhir ini saja kita tidak melakukannya lagi karena kau menolaknya" ujar Chanyeol seraya duduk dari tidurnya.
'Itukan dulu sebelum aku memliki perasaan padamu!' batin Baekhyun.
Baekhyun menghela nafasnya. "Kita sudah dewasa, Yeol. Tidak bisa mandi berdua lagi."
"Tapi aku, Kris, Sehun dan teman lainnya sering mandi bersama setelah selesai bermain bola." ujar Chanyeol tidak terima dengan alasan Baekhyun.
"Itu beda bodoh! Itu kalian di ruang yang memang khusus untuk mandi bersama. Beda dengan kamar mandi pribadi." ujar Baekhyun yang membuat Chanyeol tersenyum senang.
"Jadi, kau mau mandi berdua denganku lagi jika kita berada di kamar mandi umum?" Chanyeol sumringah memikirkannya.
"Tetap tidak jika itu bersamamu!" Baekhyun segera beranjak dari situ setelah mengucapkan kalimatnya. Dia tidak mau lagi kalah dengan ucapan Chanyeol yang pada akhirnya akan mendapatkan kata iya dari Baekhyun.
Chanyeol yang mendengar itu dari Baekhyun langsung merengut. Ia menghela nafas lalu menjatuhkan tubuhnya ke kasur.
"Hahhhhh. Mengapa kau menjauh dariku Baekhyun-ah" gumam Chanyeol lalu memejamkan matanya.
***
ChanBaek Cafe.
Nama tempat yang mereka tinggali hampir 2 tahun ini. Nama cafe itu di berikan oleh kedua orangtua mereka agar mereka lebih bisa menjunjung dan mengembangkan nama mereka sendiri. Chanyeol dan Baekhyun hanya mengangguk saja mendengarkan alasan kedua orangtuanya memberi nama cafe tersebut dengan nama mereka. Lagipula tidak ada ruginya untuk mereka. Malah nama itu membuat cafe mereka cepat dikenal dan mereka juga menjadi sangat dekat sampai akhirnya Baekhyun memiliki perasaan kepada Chanyeol begitupun sebaliknya. Mereka tidak berniat sedikitpun untuk mengungkapkan perasaan mereka karena takut akan adanya selisih paham dan akhirnya membuat mereka tidak dekat lagi. Chanyeol tidak mau itu terjadi.
Chanyeol berjalan menuju pintu masuk cafe untuk membalikkan tanda Closed di gantungan yang menempel di pintu kaca cafe mereka. Setelah membalikkan tanda itu menjadi tulisan Open Chanyeol berniat berbalik kembali ketempat kerjanya namun hal itu ia urungkan karena suara ketukan di pintu kaca yang membuatnya kembali membalikkan badannya untuk mengetahui pelaku yang mengetuk pintu itu.
YOU ARE READING
Chanbaek Cafe
FanfictionCerita tentang Chanyeol Dan Baekhyun dalam mengurus sebuah cafe milik keluarga mereka. • • Boyxboy story.
