One

616 62 0
                                        

helllooo.......telat telat dan telat posting cerita ini hihi...

coba-coba ada yg baca atau suka apa enggak ya,.. perdana ini...

sebelum baca jangan kaget bila cerita  jauh dari  EYD, tertata dan rapi. acak acakan iya. dan awas bosan!! krena panjangggg :D

written for sweetes december event 

....

Rate: T 

semua karekter minjem sm om Masashi Kishimoto

Pagi yang cerah mengawali hari-hari yang menyenangkan untuk melakukan aktivitas di sekolah hari ini. Seperti yang dilakukan beberapa siswa-siswi di Yoshida School sebelum bel berbunyi.

Sebagian dari mereka ada yang mengawali hari di sekolah dengan sibuk menghafal rumus yang sulit dimengerti, karena akan diadakan ulangan hari ini. Ada juga yang sibuk berfoto-foto ria di depan kelas untuk mengabadikannya sebagai kenangan.

Bahkan saat di dalam kelas ada yang meributkan sesuatu yang sangat dikhawatirkan ketika melihat buku tugasnya masih kosong. Entah karena sengaja melupakan itu atau memang malas ?, apa lagi kalau bukan masalah pekerjaan rumah alias pr,.!! tentunya bila sudah begitu bukan pekerjaan rumah lagi namanya? Tetapi pekerjaan sekolah.

Yahh.... begitulah setiap harinya, ini merupakan kebiasaan yang wajar bagi warga sekolah dan bagi mereka yang pernah sama-sama merasakannya. Karena suatu saat nantilah hal-hal kecil seperti ini yang akan dirindukan dan dikenang..

. . .

Dan seperti yang dilakukan kelas 3A yang tengah sibuk berlari ke sana-kemari saat mendengar bel sekolah terus berteriak sampai tiga kali, karena hari ini tepatnya jam pertama, ada mata pelajaran olah raga yang akan berlangsung di lapangan sekolah.

Silih berganti keluar-masuk ruang ganti, semuanya terlihat sibuk dengan urusan masing-masing. Apalagi saat mendengar suara pluit sebanyak tiga kali, bak para prajurit yang akan mengikuti apel paginya, mereka berhamburan keluar dengan terburu-buru karena takut mendapatkan hukuman dari sang komandan.

Bersyukurlah pada Tuhan, karena tiba-tiba cuaca terlihat muram. Tidak secerah tadi. Di bawah paparan sinar matahari yang mulai terhalang karena cuaca yang tiba-tiba mendung.

Membuat sosok pria bertubuh tegap berparas tampan yang mengenakkan training dan kaos putih polos dibalut jaket tebal berlambangkan Yoshida School di bagian dada sebelah kirinya, lebih leluasa bergerak untuk merapikan barisan siswa-siswi yang mengikuti pelajarannya hari ini.

. . .

Sosok bertubuh tegap yang disebut sensei oleh muridnya ini terbiasa melakukan pemanasan sebelum pada inti kegiatan. Itu dilakukan agar menghindari berbagai masalah seperti cedera, cedera pada otot terutama. Karena dengan melakukan pemanasan akan membuat otot lebih lentur dan halus.

Termasuk meningkatkan sirkulasi darah ke berbagai otot. Dan membawanya lebih banyak persediaan oksigen keseluruh tubuh yang akan meningkatkan stamina dan memperluas jangkauan gerak.

. . .

" Baik, karena semuanya sudah sesuai dengan kelompok masing-masing maka pertandingan akan segera dimulai..."

Prriiitttt......

Suara pluit bergema di area lapangan. Bola volly terlihat melayang ke atas dan memantul ke arah yang berlawanan saat terkena pukulan. Sorak-sorai dukungan dari kedua tim yang sedang bermain semakin ramai. Memberikan semangat untuk teman-temannya yang mendapat bagian pertama tanding volly.

Vanilla AmourWhere stories live. Discover now