Di pagi hari, suasana rumah sudah mulai ramai. Sedangkan kris masih di dalam kamar dan menikmati mimpi indahnya.
Tok…tok..tok
“Kris, wake up.. come on” teriak mommy nya dari luar pintu. Lalu disusul suara kakak nya
“kebo banget sih kamu, kris kebo banget cepet” teriak Edward, kakaknya memang selalu begitu kepada kris setiap pagi jika kris tidak bangun. Kris sangat kesal jika ia disamakan dengan kebo. Kris pun bangun dari tidurnya, lalu menghampiri pintu dan membuka nya. Edward pun tersenyum melihat adik nya yang pagi-pagi sudah terlihat kesal.
“dasar bawel” gumam kris lalu langsung menutup kembali pintu kamar nya dan bergegas mandi. Setelah mandi, kris mengenakan seragam nya dengan rapih lalu menguncir kuda rambut nya serta memoleskan sedikit bedak dan lipgloss agar bibirnya tidak terlihat pucat. Kris pun turun tangga menuju meja makan, terdapat mom,dad,Edward, Ashley dan saudara sepupu nya, Rosalie. Pandangan kakak nya, Ashley selalu menatap tingkah Kris dengan sinis dan tidak suka karena penampilan kris yang tidak seperti perempuan di luar sana dengan pakaian berwarna cerah,menggunakan rok, dan sangat-sangat feminim. Maklum lah Ashley adalah seorang Designer jadi wajar jika ia selalu memperhatikan penampilan nya. Kris pun dengan sikap cuek nya, langsung duduk dan mengambil dua helai roti dan mengoleskan selai strawberry. Semua nya memandangi Kris yang sedang melahap roti nya, tak lama kris tersadar ternyata sedari tadi ia diperhatikan. Semua yang memandang nya pun langsung salah tingkah termasuk mom dan dad nya.
“kris” panggil dad. Kris pun menoleh “ya dad”
“hm mom dan dad ingin ke singapore menemui keluarga Jacob beberapa hari untuk urusan bisnis, apakah kau mau ikut kris sekalian liburan?” Tanya dad nya pada kris, kris pun menatap daddy nya. ‘mengapa dad mengingatkan ku tentang Jacob, aku sungguh membenci nya’ batin kris
“oh tidak dad, lebih baik aku dirumah saja. Mungkin ajak yang lain saja” tolak kris, kris tidak ingin menemui teman masa lalu nya yang dulu pernah menyakiti nya. Dad pun mengangguk-angguk.
“baiklah jadi kalian tidak ada yang ikut, jaga diri kalian ya. Nanti siang mom dan dad akan langsung terbang kesingapore” mendengar nasihat dad, semua nya pun mengangguk. Setelah selesai sarapan pagi, semuanya pun bergegas menjalani aktivitas hari ini.
“Ed, aku baru kau ya” pinta kris, Edward menatap heran adiknya yang satu ini. Biasanya ia selalu membawa truk chevy orange kesayangan nya.
“tumbenan kamu mau bareng kakak mu ini? Biar keliatan kece ya bareng kakak mu yang ganteng ini” gumam Edward dengan pede nya. Kris pun malas mendengarnya lalu mencubit pinggang Edward
“ishh pede banget dah” gumam kris lalu masuk ke dalam mobil jazz milik Edward dan duduk di kursi penumpang sebelah Edward.
Di dalam mobil Edward
“ga biasa nya kamu bareng aku? Kenapa? Biasanya bawa chevy terus atau engga motor matic kesayangan kamu” Tanya Edward masih terus memperhatikan jalanan. Kris menghela nafas, tadi niatnya ia ingin tidur di mobil Edward karena semalaman ia tidak bisa tidur. Tetapi kakaknya ini malah ingin mengajak nya ngobrol.
“aku ingin numpang tidur, Ed. Sudahlah bangunkan aku nanti jika sampai sekolah” gumam Kris sambil menggeser-geser badan nya mencari posisi yang enak untuk tidur. Edward hanya tersenyum dan memandang heran dengan tingkah adik nya yang satu ini. Ia terlihat mandiri sekali jika di depan keluarga tetapi jika bersama Edward, sikap manja nya pun keluar. Edward pun kembali memfokuskan diri untuk menyetir, sedangkan Kris sudah terlelap.
YOU ARE READING
irreplaceable
Teen FictionSetiap memikirkan sesuatu ataupun ingin mengetahui masa lalu ku, kepalaku akan terus berdenyut tiada henti dan itu menyiksa ku terus menerus. tetapi ada satu hal ingatan yang aku ingat. ‘princess kita main kejar-kejaran yuk, aku akan mengejarmu’ gum...
