- He and Them -
the characters in this story belong to Ndl_kanoga, Rasucard, Syifaumi01, indri_15 and faradita33
story by Ndl_Kanoga
Mix All
genre : drama, comedy, teenfiction and romance
warning : typo bertebaran, gaje, EYD berantakan dan kekurangan lainnya
______________________
- chapter one -
'' karena semuanya di mulai dari diri sendiri.. ?''
\(>^<)/
Hai namaku Feronica Dwari Pratiwi. kalian bisa memanggilku Fero, hanya Fero, dari Fero dan untuk Fero... OK. karena apa? karena aku lebih suka dipanggil begitu.
Aku hanya seorang cewek yang biasa.. cantik enggak.. populer enggak.. punya doi juga enggak. Disitu kadang saya merasa sedih, tapi sejujurnya biasa ajah sih.
Dan asal kalian tahu hari ini adalah hari mos pertamaku di SMA Diligenty. Aku memastikan semua atribut persyaratan mos telah lengkap. Terlebih lagi tulisan dalam name tag ku harus sesuai.
(FERO)nica Dwari Pratiwi
gugus Bali
15 thn
Dan dengan langkah percaya diri aku memasuki gerbang sekolah. Sejujurnya ikatan pita pada rambutku sangat menggangguku. Aku mulai mencari gugus B (Bali), aku sedikit kesulitan mencari gugusku dan akhirnya aku bertanya ke salah satu anggota osis yang sedang sibuk mempersiapkan upacara pembukaan.
"Ah.. misi kak. Sorry, gugus Bali ada dimana ya?" tanyaku dengan nada suara yang kecil. kakaknya guanteng banget gile.. putih mulus gitu.
Dia Kak Rendy. kalian tahu kenapa aku bisa mengetahuinya? kalau kalian berfikir aku ini seorang stalker itu sebuah kesalahan besar. Sudah kelihatan jelas kan dari bordiran nama yang ada di kaosnya, jadi mudah sekali aku untuk tau.
"Hah? kecil amat suaranya dek. oh.. gugus Bali. Tuh nomor dua dari tiang bendera" tunjuknya mengarahkanku ke arah tiang bendera dengan tambahan senyuman ramah.
"Oh.. ok. thanks ya kak" Kakak osis itu hanya mengangguk mengiyakan.
Aku baris dengan teman-teman lainnya yang satu gugus juga denganku. Semuanya sibuk satu sama lain saling berbicara, bercanda gurau dan melakukan hal lainnya untuk menghilangkan rasa jenuh masing-masing.
Sementara aku hanya terdiam kaku di barisan paling belakang. Sampai akhirnya aku terguncang dan jatuh karena seseorang. Dia seorang cowok.. cowok dengan surai rambut cokelat itu bukannya membantu atau sekedar meminta maaf, dia malah melanjutkan candaan bersama temannya. sungguh menyebalkan.
kalo bercanda biasa ajah bisa gak sih? gak usah nabrak orang segala. gak minta maaf lagi.. ah biarlah udah biasa' batinku dalam hati.
Upacara hari pertama mos sedang berlangsung. Tepat saat amanat pembina upacara yang puanjangnya nauzibileh tanpa sadar aku mulai pusing dan kelelahan, sampai akhirnya jatuh.. ke tanah dan mulai hilang kesadaran.
"Eh? kak! kak!! ada yang pingsan kak!" ucap salah seorang siswi yang segugus denganku itu samar-samar, sambil membantu mengangkat tubuhku. Tapi hasilnya nihil... karena dia tidak cukup kuat. atau memang akunya yang terlalu berat?
YOU ARE READING
He and Them
Teen FictionMakna dari sebuah persahabatan yang sejatinya sulit di dapatkan juga di perjuangkan... dengan dibumbui beberapa percikan percintaan,penghianatan serta permasalahan. "Ini adalah hal yang tak terduga sebelumnya!" Ucapku sambil menulis di lembaran kert...
