Untukmu, detik ini kusampaikan terima kasih untukmu telah mengajarkanku arti dari kedewasaan. Telah usai sudah ceritaku bersamamu hingga ku menemukan seseorang yang benar-benar mencintaiku.
Untukmu, kusampaikan rasa bahagiaku kepadamu. Akan kuberi tau padamu bahwa bahagia ku bukan hanya untukmu. Terima kasih, telah mengajarkanku makna dari sebuah kebahagiaan yang sesungguhnya. Kalian, dua orang yang membahagaikanku tapi hanya sesaat. Terlalu banyak janji dan omong kosong yang terucap dari mulut kalian.
Kamu,
Seseorang yang juga menjadi salah satu dari ceritaku ini. Seseorang yang selalu menjadi alasan bahagia ku hingga detik ini. Semua bermula dari sebuah perkenalan singkat. Hingga tiba massa di mana aku menemukan titik ternyaman denganmu. Sebuah perkenalan yang tak pernah terduga. Terima kasih, hingga saat ini kamu bisa menerima dan memahamiku dengan sabarmu. Sebuah perkenalan, pertemuan, pembicaraan bisa membuat rasa cinta tumbuh tiba-tiba tanpa sebuah alasan.
Kamu, seseorang yang memberi kebahagiaan untukku di setiap harinya.
Kamu, kebahagiaan kecilku yang kian membesar.
Kamu, definisi terbaik dalam cerita-cerita hidupku.
Kamu, alasan dari bahagia dan sedihku.
Pikirkan, Bagaimana rasanya dibahagiakan seseorang dengan sebuah ketulusan hati. Didampingi sebuah perjuangan dan pembuktian. Cinta yang tulus hanya terlihat seberapa ia memperjuangkan, mempertahankan, membuktikan, dan mencintai seseorang yang menjadi salah satu alasan ia untuk melakukan semua itu.
Jika suatu saat kau bertanya padaku, mengapa aku bisa sejatuh ini dalam mencintaimu. Jawabanku, karna kaulah kebahagiaan terbesar yang kumiliki setelah keluargaku. Tuhan mempertemukanmu denganku tanpa alasan yang jelas.
Aku mencintaimu tanpa sebuah rencana. Hingga aku menemukan titik ternyaman denganmu yang sampai sekarang pun tak bisa kupahami. Aku berharap, meskipun aku mencintaimu tanpa alasan yang jelas, semoga semua ini menjadi kenangan kita yang hingga saat inipun aku dan kamu sama sekali belum menemukan alasannya.
Semoga dari sebuah hal yang tidak memiliki alasan itu, bisa membuat aku dan kamu semakin dekat hingga kita mudah untuk mencari dan menemukan alasan itu.
Hingga tuhan menghitung seberapa baik dan buruk aku dan kamu dalam mencari alasan tersebut
Aku tidak ingin menjadi siapapun untukmu, kecuali menjadi semangatmu, doamu, juga alasan dari perjuanganmu.
Aku mencintaimu.
Kayra Azizah
