Gubrakk..
Seorang gadis jatuh terlentang di bawah kasurnya. Ia meringis menahan sakit yang menjalar di tulang punggungnya lantaran terkena keramik saat ia jatuh tadi.
"Ya ampun! Kamu kenapa, Nak? Ko bisa di bawah? Kamu lagi nyari tikus atau kecoa?"tanya seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik kepada gadis yang masih terlentang di bawah kasurnya itu.
"Engga, Bu. Ayu lagi ngintip rapat semut itu kayak gimana."jawab gadis itu yang ternyata bernama Ayu sembari berusaha bangun dari letak terjatuhnya tadi.
Wanita paruh baya yang cantik itu, oh lebih tepatnya adalah ibunya itu hanya memutar bola matanya.
"Semut lagi rapat kok malah diliatin. Suka aneh kamu mah."Ibunya membantu anak gadisnya itu bangun.
Ayu meregangkan badannya. Rasa sakit masih terasa di sekitar punggung dan kepala bagian belakang. Walaupun hanya sedikit.
Setelah meregangkan badannya, ia berjalan gontai menuju kamar mandi. Gadis itu mengambil handuk berwarna putih yang menggantung indah di sebuah paku. Lalu, ia masuk ke dalam kamar mandi.
06.25
"Bu, Ayu langsung berangkat ya."ucap Ayu pada Ibunya yang terlihat sedang memasak sesuatu.
"Lho, kamu ga makan dulu?"tanya Ibunya yang sedang mengangkat tempe yang sudah matang.
"Enggak, Bu. Ayu udah telat."ucap Ayu sembari mencomot satu tempe yang masih panas itu.
"Eh panas panas!"
"Udah tau itu tempe masih panas, langsung ambil aja. Oh, ibu tau. Pasti kamu belum ngerjain pr kan sampe jam segini udah langsung berangkat pake ngomong telat lagi."Ayu menyengir memperlihatkan deretan giginya. Ternyata Ibunya hafal akan tabiatnya yang suka lupa ada pr.
"Hehehe ketauan deh. Ah udah dulu ya bu. Ayu berangkat. Assalamu'alaikum."ia mencium tangan Ibunya dan langsung menuju ke motor maticnya.
*****
06.40
Seorang gadis berambut sebahu berjalan agak terburu-buru menuju kelasnya. Ia bahkan tak melihat bahwa ada orang di depannya. Saking fokusnya, tiba-tiba..
Brugghh..
Aaawww...
"Lo kalo jalan li-
Kedua gadis yang bertabrakan itu mengucapkan kalimat yang sama. Dan menghentikan kalimatnya bersamaan saat tau siapa yang menabraknya.
"Yaelah, gue kira siapa yang nabrak gue. Eh, nyatanya lo, Yu."ucap Stephani kepada Ayu.
"Ko gue? Bukannya lo yang nabrak gue duluan?"Ayu protes.
"Dih bukan salah gue. Lo ngapain coba jalan di depan gue?"Stephani terus mengelak.
"Emang ini jalan nenek kakek lo, Ni? Serah gue dong mau jalan di manapun."Ayu menjulurkan lidahnya pada Stephani, yang notabenenya adalah sahabatnya. Setelah itu Ayu langsung lari sebelum kena injek dari sahabatnya itu.
"Woi! Kurang asin banget lo, Ayu!"teriak Stephani.
Hai. Ini cerita aku tentang persahabatan. Itu cuma sepenggal cerita buat perkenalan aja. Nanti aku bakal lanjutin dengan cerita yang pastinya lebih panjang deh:)
YOU ARE READING
The Crazy Girls
Humor"Lo semua gila. Pantes aja ga ada yang mau pacaran sama lo pada." "Nyimpulin darimana lo? Seenak jidat ngomong kita gila."Stephani mencebik. "Ga punya tujuan hidup mah gitu."Arya menatap sinis ke lima cewek di depannya itu. "Bukannya itu lo? Tujuan...
