hari ini tepat hari dimana kami seperti di lahirkan kembali. lampu sorot menerpa wajahku, suara hiruk piuk penonton, berteriak lady queen. membuatku menjadi bersemangat.
musikpun menyala dan kami menari seperti angin, dan menyanyi. penampilan kami sangat energik dan menakjubkan, sehingga membuat penontok bertepuk tangan.
(di backstage setelah tampil)
"guys penampilan bagus hari ini goodjob" ,ujar diana sang leader group.
"bagus apaan tadi suara gue hampir crak", ujar K-ora sang lead vocal.
"iya guys gue tadi hampil lupa gerakan karena gugup", ujar valeri sang lead dance.
" guys untung make up gue gak luntur tadi" ujar balqis
sang visual.
"lu mah make up mulu" ujar pooja.
"eh es batu lo kok diam aja sih" ujar valeri.
"bukan urusan lo", ujar shasa
" ye ditanya baik baik juga" ujar valeri.
"udah stop vale" ujar diana memisahkan mereka berdua memang diantara mereka semua diana lah yang paling bijaksana ketika ada masalah. kalau valeria bisa di bilang paling jahil diantara mereka semua dan mulutnya nggak bisa dikontrol ngerocos aja mulu kerjaanya. dan yang paling pendiam dan adem diantara mereka semua adalah shasa, mungkin keturunan kali.
setelah menuju jalan pulang, (di koridor gedung).
gubrak ...." eh lu klo jalan pake mata donk". ujar valeri.
"maaf saya jalan pake kaki bukan pake mata" ujar lelaki yang tingginya kek tiang listrik.
valeri bangkit sendiri sambi menggosok bokongnya yang terasa sakit lalu... "wah lu nyolot ya lu udah bikin gue jatuh nggak mau tanggung jawab".
" bukan gue yang bikin lo jatuh, lo yang nabrak dada gue lalu jatuh sendiri. gue nggak salah apa apa" ujar leleki itu.
" nggak pokoknya lo yang salah" ujar valeri. tiba tiba lelaki itu mengeluarkan kertas dan pena lalu mentanda tanganinya dan memberikan kepada valeri. "nih kan yang lo mau".
valeri tecengang didalam hati valeri berucap nih orang udah salah malah nyolot, malah kasi gue tanda tangan lagi emang tanda tangan bisa nyembuhin bokong gue. valeri tersadar "maksud lo apa kasi gue tanda tangan lo yang gak guna ini?" dengan nada membentak. "bukannya ini yang lo mau sebagai sasange fans gue". ujar lelaki itu.
" enak aja lu
katain orang sembarangan emang lu artis punya fans segala, gue tanya ya sama lo meskipun lo artis atau bukan nggak bakal ada orang yang mau jadi fans lo karena lo..." ujar valeri tergantung karena tatapan intimidasi cowok itu
" karena apa? hmm". valei semakin tersudut karena cowok itu semakin mendekat menepelkan jari dan tangannya ke dinding membuat menepis jarak diantara mereka, udara pun semakin menipis , veleri bisa merasakan hembusan nafas cowok itu
"karena lo itu dingin, jahat ,aneh". ujar valeri yang langsung berlari karena ketakutan.
dirumah
"guys sumpah tadi gue habis ketemu cowok aneh udah gitu ngeselin lagi". ujar valeri
"dimana?" ujar diana
"di koridor gedung tadi" ujar valeri
"ganteng nggak"ujar balqis
"nggak yang ada ngeselin" ujar valeri
sementara di tempat lain
"bro sumpah gue tadi habis ketemu cewek aneh bin ajaib" ujar jin
"dimana?" ujar RM
"di koridor gedung tadi"ujar jin
"cantik ngga hyung" ujar jungkook
" ngga yang ada malah kek nenek lampir mukanya , malah mulutnya nggak berhenti ngerocos lagi" ujar jin
penasaran kisah selanjutnya tunggu next chapter ya
cuap cuap author:
uh akhirnya selesai juga nulisnya, maaf guys pendek ceritanya mumpung karena aku baru pertama kali buat cerita kekgini
tolong dukunganya janga lupa klik bintangnya dan follow aku
makasih guys karena udah mau baca cerita aku.
happy reading guys
YOU ARE READING
lady quen
Teen Fictionlady quen adalah sebuah grub band yang debut di korea , persaingan ,cinta,dan pinghianatan. akankah mereka mampu menghadapinya
