Warn : Boyslove story [R15+]
Nemo saat SD
"Dear God,
Semoga pasangan takdirku yang imut."
Nemo saat SMP
"Dear God,
Semoga pasangan takdirku yang imut, pintar, dan kaya."
Nemo saat X SMA
"Dear God,
Semoga takdirku yang imu, pintar, kaya, juga sexy."
...
"Tuhan. Semoga pasangan takdirku itu orang yang imut ya."
Itu doaku ketika SD. Dengan duduk di atas tempat tidur, di kamar yang terkunci. Aku mengucapkannya dengan tulus kepada Tuhan. Sambil memejamkan mata, dan membayangkan bahwa aku sedang berada di surga. Tepat di sebelah Tuhan aku membisikkannya agar ia mendengar doaku dengan jelas.
"Tuhan. Aku tambah lagi ya. Semoga pasangan takdirku itu orangnya imut terus pintar, baik, dan kaya."
Setelah 6 tahun, tepatnya saat SMP, aku memutuskan menambah kriteria dalam doaku. Imut tidak menjamin kebahagiaan seseorang. Aku butuh yang lebih lagi. Dalam bayanganku, Tuhan masih tersenyum mendengar doaku sembari mengusap pucuk kepalaku dan mengiyakan doaku.
"Tuhan yang sangat baik. Jangan marah dulu ya, hehehe. Aku mau nambah lagi, satu lagi aja. Semoga dia yang akan pasangan takdirku kelak itu orang yang imut, pintar, baik, kaya, dan satu lagi yang paling penting, yang sexy. Hehehe."
Masih dengan cara yang sama, aku mengucapkan doaku pada Tuhan. Ini saat aku kelas X SMA. Setelah mendalami proses reproduksi, sepertinya bagian sexy tidak bisa diabaikan.
Aku yakin Tuhan tidak akan langsung mencabut nyawaku karena doaku itu. Dalam bayanganku, saat ini Tuhan masih tetap mengulas senyuman padaku. Tuhan bahkan mengacungkan kedua jempolnya padaku. Sepertinya ia merasa bangga karena telah menciptakan manusia seperti diriku.
Tapi tunggu dulu.
Ada yang aneh.
Di sebelah Tuhan, ada seorang remaja laki-laki. Wajahnya terasa tidak asing, bahkan sepertinya sangat familiar.
Tunggu! Mm..
Iya!
Aku kenal anak itu!
Tapi kenapa Tuhan bersamanya di dalam doaku!? Hey! Inikan doaku!
Pertanyaanku itu terjawab di bulan ketiga semester awal kelas XI ini.
"Tuhan yang sangat sehat, yang aku yakin tidak punya gangguan pendengaran. Aku ralat doaku! Oke aku ngalah! Intinya semoga takdirku itu CEWEK, bukannya REGA! Yang bergunung, bukan yang berpisang."
Saat itu aku baru sadar. Aku tidak menyebutkan kata 'seorang wanita' dalam doaku. Tuhan salah paham. Oh tidak!? Bagaimana ini?
Dan sekarang Rega sedang berdiri di hadapan ku. Aku harap dia tidak mengataka-
"Mo, gua suka sama lu."
Kan! Mam.pus. gu.a!
Cast : 1. Nemo
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Nemo Yolo 170 cm DOB : 14 Februari
-uke af- -tsundere type maybe?-
2. Rega
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.