Prolog

17 1 1
                                        

Aku mengambrukkan tubuhku ke ranjang. Tangisku tak kunjung usai, malah semakin menjadi. Kulihat lagi ponselku, mengenang obrolan-obrolan di ruang chat itu. Aku baru saja putus dari pacarku. Dua hari yang lalu.

Bukannya aku cengeng, namun banyak sekali kenangan yang sudah tercipta selama 3 tahun kami berpacaran. Alasannya bukan karena ada orang ketiga-jelas bukan. Aku tahu, Oliver tidak sejahat itu. Pokoknya ada suatu masalah dan aku tidak mau mengigatnya lagi.

Hari ini adalah hari terakhir liburan akhir semester. Besok waktunya kembali ke rutinitas yang menurutku membosankan-sekolah. Aku mendengus kesal. Kalau aku masuk, aku harus bertemu Oliver. Di kantin, di aula, di lapangan, atau dimana saja. Apa aku sanggup?

Dari Andira, Untuk Aiden (on hold)Histórias para pegar e não largar. Descubra agora