PROLOG

64 5 1
                                        

"Zhiya anandaa banguuun!!!!"

"Zhiya anandaaaaa!!"

"Zhiya....zhiiii"

Terdengar suara orang menghembuskan nafas dengan kesal.

Dan...

"Byurrrr"...
Air dingin mulai membasahi tubuh cewek yang bernama zhiya Ananda.
Yang disiram hanya menggeliat sebentar lalu melanjutkan tidurnya.

"Ya rabb...ampuni dosa dosaku..."
Yang membangunkan sudah pasrah untuk membangunkan zhiya
Dan akhirnya pergi dari sana.

Setelah beberapa saat yang membangunkan keluar zhiya bangun dan melihat jam yang telah menunjukkan pukul 06.55

"Kak Dhiyah!! kenapa gak bangunin aku sih!!". Teriak zhiya yang membuat Dhiyah menggerutu di sofa tanpa berniat bangun sedikitpun.

Is sudah lelah menghadapi adiknya yang Susah sekali dibangunkan itu

"Zhi.. biarin aja ntar Kamu di omelin lagi sama Davis". teriak Dhiyah yang berhasil membuat Mata zhiya melotot Dan langsung bangkit menuju kamar Mandi.

Hal yang perlu diketahui..
Zhiya lupa akan insiden itu...

~~~~

"Satu.. 'sreek'... dua.. 'sreek'... tiga.. eh Kamu yang disana bisa scout jump nggak sih!". Bentak seseorang yang sedang menghitung untuk menghukum siswa siswi yang telat  scout jump.

Zhiya yang mengintip dari balik gerbang sekolah yang telah tertutup pun menelan ludahnya dengan ragu

"Eh Kamu yang disana!!". Teriak kakak kakak OSIS yang sepertinya melihat Zhiya sedang mengintip.

Haduh mampus gue..
Batin zhiya dalam hati.

Zhiya hanya bisa diam Dan memejamkan matanya bersiap untuk ditarik ke lapangan.

Beberapa detik kemudian seseorang menarik tangan zhiya menuju suatu tempat dan menutup Mata zhiya dengan tangannya
Zhiya hanya bisa menurut.
Zhiya takut.

"Zhiya buka Mata Kamu " perintahnya lembut

Kok nadanya lembut gitu ya..
Dan kayaknya gue familiar sama suara ini...

Dengan ragu zhiya membuka matanya

Betapa kagetnya zhiya begitu ia tahu sekarang ia tidak berada di lapangan
Bola, melainkan di ruang UKS.
Dan dihadapannya saat ini Ada orang yang sangat dicintainya.

Iya... dia Danny...

Berkat pengorbanan nya lah saat ini aku bisa merasakan indahnya cinta yang tulus bukan modus.

Karena cinta tidak timbul Karena ketertarikan.....
Melainkan Karena rasa nyaman..

Aku beruntung sekali bisa Ada di sampingnya seperti ini...
Sungguh aku Tak menyangka

Dia satu satunya yang bisa membuatku jatuh cinta untuk kedua kalinya...
Ralat.. ketiga kalinya



REGRETWhere stories live. Discover now