Prolog

22 5 7
                                        

"Maaa, aku berangkat dulu yaaa" teriak Raesa kapada mamanya

"Iyaa kamu hati-hati ya" teriak mamanya dari dapur seraya berjalan kearah anaknya

"Iyaa mama, assalamualaikum" pamit Raesa

"Walaaikumsalam" jawab mamanya

Setelah pamit, Raesa langsung berjalan keluar komplek untuk menunggu angkutan umum. Yang ditunggu belum juga datang dan jam sudah menunjukkan pukul 06.45

"Duh angkotnya mana si? Bisa telat nih gue" gerutu Raesa "nah, bang" lanjutnya sambil menghela nafas lega saat melihat angkutan umum mendekat.

Saat sampai disekolah jam sudah menunjukkan pukul 07.12 wib dan pagar sudah ditutup.

"Pak, pak, pak bukain dong pagernya eca mau masuk nih, please paak" pinta Raesa saat Pak Mugi satpam sekolah menutup pagar.

"Kamu telat. Jadi harus nunggu sampai jam setengah 8 baru saya bukain pagarnya" ucap pak Mugi saat setelah mendengar permintaan murid didepannya.

"Yah bapak, kan cuma Eca doang yang telat. Bukain ya pak pleasee" pinta Raesa lagi sambil nengeluarkan puppy eyesnya.

"Ngak bakalan saya bukain, tunggu aja disini palingan bentar lagi ada yang datang. Jadi kamu gak bakalan sendiri" ucap pak Mugi sambil berlalu.

"Yah yah pak pak bukain dong" teriak Raesa "dasar pelit amat jadi orang, gue doain masuk surga tu bapak" lanjutnya karna tak dihiraukan.

Tiitttttiitt...

"Setan lu yak" maki Raesa kepada si pengendara mobil yang mengklaksonnya "keluar lo ga" ucapnya sambil mengetok kaca mobil itu "kalo lo ga keluar gue pecahin nih kaca mobil" lanjutnya lagi.

Karna si pemilik mobil tidak keluar Raesa menjadi jengkel.

"Heh, lo budek apa gimani si? Lo ga denger ya, keluar ga!" Teriak Raesa.

Akhirnya si pemilik mobil keluar

Deg...deg...

"Lo ngapain ngalangin jalan gue? minggir gue mau masuk" ucap si pemilik mobil.

"Gausah liatin gue kaya gitu deh, gue tau gue ganteng. Sampe bengong gitu lo liat gue" ucapnya lagi

"Eh siapa juga yang liatin lo, geer amat masnya" ucap Raesa karna ketahuan ngeliatin itu cowo

"Gue ga geer ya, emang gue ganteng kok, galiat ya ada prince charming di depan lo" ucap cowo itu "udah ah gue mau masuk minggir" lanjutnya dan menarik wanita didepannya agar tidak menghalangi jalannya.

Setelah masuk kedalam mobiil dan jalan ia melihat pagar sekolah terkunci ia menurunkan kaca mobil.

"Woi, kok pagernya dikunci" tanyanya pada Raesa

"Lo kira ini sekolah punya mak bapak lo, lo pikir aja sendiri" ucapnya Raesa sambil melihat jam.

Akhirnya Satpam sekolah datang dan membukakan pagar.

"Kalian berdua masuk" ucap pak Satpam "ribut aja dari tadi, saya doain jodoh nanti"

"Iya pak, iya" ucap Raesa sambil berjalan masuk menuju meja piket.

"Kamu juga, cepat masuk sebelum pagarnya saya kunciin lagi" ucak pak Mugi kepada siswa yang membawa mobil tadi.

-Double R-

Saat di meja piket Raesa disuruh membersihkan koperasi berdua dengan cowo tadi. Setelah selesai mereka kembali ke meja piket untuk melapor kepada guru piket dan mendapatkan surat izin untuk masuk kelas.

"Nama kamu siapa?" Tanya guru piket kepada Raesa

"Raesa" ucapnya

"Kamu?" Tanya guru itu kepada cowo tadi

"Rian"

"Kelas?" Tanya guru itu lagi

"10" jawab mereka serempak

"Sepeluh berapa?" Tanya guru itu

"10 IPA 3" jawab Raesa

"10 berapa ya, gatau buk. Saya murid baru" jawab Rian

"Yaelah baru juga masuk udah telat ae lo" ejek Raesa

"Sirik aja lo" balas Rian

"Udah diem, gausah ribut kalian sama-sama terlambat" ucap guru piket "Raesa kamu antar dia ke ruang Tata usaha"

"Yah kok saya buk? Saya kan mau masuk" jawab Raesa

"Kalau bukan kamu siapa lagi? Kamu nyuruh saya antar dia?" Ucap guru itu dengan garang

"Ya gagitu juga buk. Tapi kan..." ucapan Raesa terpotong

"Gaada tapi-tapian kamu antar dia sekarang"

"Yaudah deh buk" ucak Raesa pasrah

Diperjalanan menuju ruang Tata usaha tidak ada yang memulai pembicaraan. Karna Raesa bosan ia mengajak Rian mengobrol.

"Lo pindahan dari mana?" Tanya Raesa

"Sma Bhakti" jawab Rian datar

"Datar amat mas mukanya, kaya papan tulis"

"Terus gue harus ketawa gitu? Hahahaa" ucap Rian sambil tertawa mengejek

"Yee udah untung gue mau nganter lo ke T.U" gerutu Raesa "tau gini gabakalan mau gue nganter lo" lanjutnya

"Ecaaaa" panggil seseorang

Merasa terpanggil Raesa menoleh.

-Double R-

Haiii, itu baru prolog ya. Semoga kalian sukaa. Kritik dan sarannya mohon yaa.

Aku cuma penulis amatir, jadi maklumin aja ya kalo bahasanya kaya geto. Maaf yaa🙏

Double RWhere stories live. Discover now