Bab 1 -Prolog-

93 4 1
                                        


Gadis itu membuka matanya dan terbangun dari tidurnya. Dilihatnya jam dinding telah menunjukkan pukul 6.35. "Gila! Udah jam segini!Telat gue. Apalagi jam pertama Pak Budi." Yap. Gadis itu bernama Amanda. Gadis yang cantik dan bersekolah di SMA Nusantara.Amanda langsung lari ke kamar mandi. Setelah siap dia langsung berangkat tak lupa berpamitan dengan orang tuanya. "Mama, Amanda berangkat. Sarapannya aku bawa aja. Takut telat." Sesampainya di sekolahan pukul 6.50 Amanda langsung menuju kelasnya yaitu 10 IPA 1. Setelah ada di ambang pintu Amanda bernafas lega karena Pak Budi belum masuk ke kelasnya. " Amanda. Kok lo baru dateng sih. Gila ini udah mepet banget. Untung Pak Budi belum masuk kelas." Kata Siska."Bener banget. Lo bangun kesiangan lagi?" Kata Bella. Siska dan Bella adalah sahabat dari Amanda. "Iya. Gue bangun kesiangan lagi. Alaram gue kagak bunyi." Tiba-tiba ada suara yang cukup berat menyahut." Jangan salahin alaramnya. Lo aja yang tidurnya kaya kebo." Sahut Bima. Bima adalah orang tercuek dan sekalinya ngomong pasti pedes yang pernah Amanda kenal. Disamping Bima ada Ricard adalah sahabat dari Bima."Apaan sih lo! Dateng-dateng nyahut kagak jelas lo." Ricard tak ingin buka suara, dia memilih bungkam dari pada harus berdebat dengan para gadis itu.Bima tak menjawab dan langsung pergi meninggalkan ketiga gadis itu dan Ricard. Tiba-tiba datanglah tiga gadis yang super duper ribet. Mereka adalah Sasa,Cindy, dan Jovi.. "Heh, Lo tuh ya suka banget cari perhatiaan sama my bebeb Bima!"Kata Sasa. Amanda tak mengiraukan apa yang dikatakan oleh Sasa, ia memilih untuk mengeluarkan buku pelajarannya Pak Budi. Dengan kesal Sasa dan teman-temannya pergi. "Belum tau siapa gue? Perluh dikasih pelajaran ini orang." batin Sasa.

Sahabat atau gebetanCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang