chapter 1

740 64 43
                                        

A story by:
Dewi.




~kau tau, sesuatu yang lebih menyakitkan daripada sebuah pukulan? Yaitu, PERKATAAN~

***********



"Rayna Eliza Agnesia, kenapa nilai kamu selalu dibawah KKM?" tanya seorang guru menatap Rayna kesal

Rayna hanya terdiam tak bisa berkata apa-apa.

"Kamu itu harusnya belajar yang rajin lagi, supaya nilai kamu itu bagus. Cuma kamu yang terus dapet nilai terkecil dari pada yang lainnya, lihat ini ranking kamu ngga naik-naik" ucap lagi guru itu yang tak lain adalah bu Della. Guru biologi yang super duper killer

"I-iya bu saya akan berusaha untuk memperbaiki nilai saya" kata Rayna sambil menundukkan kepalanya, tak berani menatap bu Della

"Lakukan itu! Jangan cuma bicara aja, pokoknya ibu mau lihat perubahan nilai kamu untuk satu tahun kedepan. Kalau nilai kamu masih turun juga, ibu tidak tau lagi harus berbuat apa"

Rayna hanya mengangguk sebagai respon atas ucapan yang dilontarkan oleh bu Della. Ia harus merubah nilainya untuk satu tahun kedepan.

***

Rayna sedang berjalan di koridor bersama kedua temannya yaitu,
Kania salsabila arizani dan Astrid varita irlania. Mereka sudah bersahabat sejak lama.

"Ray, tadi bu Della ngomong apa aja sama lo pas diruangan guru?" Tanya Astrid

"Itu, tadi tuh bu Della ngomong ke gue kalo gue itu harus merubah nilai gue untuk satu tahun ke depan" jawab Rayna

"Nah, itu berarti bu Della masih kasih kesempatan buat lo Ray. Mumpung kita masih kelas 11, lo harus lebih semangat lagi belajarnya untuk kelas 12 nanti" lanjut Kania

"Duuhhh tapi gue tuh otaknya susah banget buat nangkep pelajaran. Sumpah gue gak ngerti-ngerti" keluh Rayna memasang raut wajah sedih

"Kalo gitu lo les privat aja Ray" kata Kania

"Iya tuh Ray.. bener" sambung Astrid

"Percuma. Gue tetep aja ga bisa nangkep pelajaran ataupun materi-materi yang dikasih sama guru.. serius deh"

"Laahh... jadi gimana cara lo buat perbaikin nilai lo untuk satu tahun ke depan nanti?" tanya lagi Astrid

Rayna hanya mengedikkan bahunya dan menghela nafas kasar. Rayna melihat ada seorang laki-laki yang selama ini ia sukai sedang berjalan dikoridor,yang tak lain dan tak bukan adalah Farel dhirga juliano, cowok yang terpopuler di SMA Venus. Dengan cepat Rayna menghampiri Farel.

"Hai Farel.. kamu mau kemana?" Rayna tersenyum manis kepada Farel

"Bukan urusan lo kalo gue mau kemana, minggir lo" balas Farel dingin+cuek, lalu ia pergi dari Rayna

"Ehh tunggu dulu" Rayna menahan pergelangan tangan Farel supaya tidak pergi. Farel pun menepis kasar tangan Rayna

"Apaan lagi sih lo! Lo gak usah sentuh-sentuh gue ya!" Farel membentak Rayna

"Kamu kenapa sih bersikap kayak gitu sama aku? Kenapa kamu kasar banget sama aku? Aku itu udah lama suka sama kamu Farel, tapi kenapa kamu ga bisa ngertiin perasaan aku? " tanya Rayna pada Farel

Farel menatap Rayna tajam "Heh lo denger ya, gue itu gak mungkin mau sama cewek yang bodohnya minta ampun kayak lo. Kalo gue mau pacaran sama cewek kayak lo, ntar yang ada reputasi gue hancur!"

Mendengar itu, Astrid dan Kania mulai marah dengan Farel

"Heh cowok belagu! Lo jangan sombong dulu ya.. mentang-mentang lo pinter terus ganteng+ terkenal disekolah ini, lo jadi semena-mena gitu sama Rayna!" Bentak Kania membulatkan matanya ke arah Farel

Farel mendecih, "Mending lo urusin deh temen lo yang satu itu. Bilang sama dia ga usah ngejar-ngejar gue lagi"

"Oke, lo boleh aja sekarang ngomong kayak gitu ke Rayna. Tapi suatu saat lo pasti bakal nunduk sama Rayna. Gue akuin lo itu pinter, ganteng, dan lo punya banyak kesempurnaan. Banyak orang bilang kalo lo itu baik lah.. ramah lah.. Tapi dibalik semua itu, lo sangat sombong dan kasar. Dasar cowok bermuka dua!" kata Astrid yang emosinya sudah meluap

"Lo gak usah mengharap kalo gue bakalan tunduk sama Rayna. Asal lo tau aja ya, gue sama Rayna itu berbeda jauh bagaikan langit dan bumi. Yaaa gue akui Rayna itu emang cantik, tapi otaknya gak level sama gue. Kalo modal cantik doang, banci thailand juga bisa kalii" ucap Farel

"Dan satu lagi, gue udah punya calon pacar namanya Valencia. Dia bahkan lebih cantik plus pinter dibandingkan sama Rayna yang gak ada apa-apanya. Jadi gue minta tolong sama lo Rayna, lo ga usah lagi ngejar-ngejar gue!" Lanjut Farel

"Rel, gue tau gue itu bodoh. Tapi tolong lo hargai perasaan gue Rel, plisss. Gue suka banget sama lo" mohon Rayna pada Farel

Farel mengusap wajahnya kasar

"Lo denger ya CEWEK BODOH, sampe kapanpun gue gak akan suka sama lo! Dan mulai sekarang lo jauhin gue, gak usah deket-deket lagi sama gue karena gue jijik sama lo" kata Farel diiringi dengan geraman kekesalannya

Rayna menggeleng "Gak Farel, gue gak akan sanggup buat jauh-jauh dari lo. Gue gak bisa Rel"

"Lo harus bisa Ray! Gue itu udah punya calon pacar buat gue dan itu Valencia, bukan lo. Tolong lo ngerti itu. Gue gak ada rasa sama lo, cinta itu gak bisa dipaksakan" kata Farel lalu menatap satu persatu teman Rayna kemudian ia pun pergi menuju kelasnya

"Fareeeellll gue gak bisa jauh dari lo... jangan tinggalin gue Rel" teriak Rayna yang masih bisa didengar oleh Farel. Tapi Farel tetap terus berjalan tak menghiraukan teriakan Rayna

Rayna hanya menatap kepergian Farel, perlahan punggung Farel tak terlihat lagi dimatanya. Air mata Rayna pun mengalir dipipi mulusnya. Tak kuasa menahan tangis, Rayna pun berlari ke rooftop sekolah dan meninggalkan kedua temannya.

"Ray! Lo mau kemana?!" Panggil Kania tapi Rayna tak mengubrisnya

"Udahlah Kania, palingan Rayna itu butuh waktu untuk sendiri" kata Astrid

"Tapi kalo misalkan Rayna ngelakuin sesuatu yang aneh-aneh gimana dong? Kalo misalkan dia ngelukain diri dia sendiri gimana Rid? Gue khawatir banget sama dia"

"Rayna gak akan ngelakuin hal-hal yang kayak gitu Kania.. jadi lo gak usah khawatirin dia. Biarin dia menyendiri dulu" Astrid menenangkan Kania

"Huffttt iya deh.. semoga aja ya dia gak bakal kayak gitu. Apalagi sampe bunuh diri.." ucap Kania membuat Astrid memukul lengannya sedikit kasar

"Awww sakit Rid" ringis Kania sambil mengusap lengannya yg habis dipukul Astrid

"Makanya kalo ngomong tuh jangan sembarangan! Gak mungkin lah Rayna kayak gitu"

"Iya iya -_-"

***


Jelek ya ceritanya??
Maaf ya soalnya author masih belajar nulis cerita di wattpad.

Jgn lupa tinggalin vote and commentnya ya..😉

*Salam
Bila_lalala

RAYNADes histoires addictives. Découvrez maintenant