Cast: Baekhyun, Chanyeol, others.
Genre: Romance, Drama, Family.
Length: Chaptered
Disclaimer: This story was of my own imagination, not the others and anybody else. EXO belong to SMent, their god, parents, and their own.
Warning: Crack Pair, typo, yaoi, OOC, lil' bit NC-inside (approximately) but many more next chapter.
Summary: Baekhyun adalah seorang fanboy yang mengidolakan shining star-Park Chanyeol like a maniac yang hampir setiap hari berimajinasi 'sex' dengan sang idola. Berharap suatu saat, that dream will be come true. So, what's happen next ? ChanBaek/BaekYeol. Yaoi. Mature subtances inside. DLDR.
Chapter 2
~Happy Reading!~
"Hey, pusing dengan pekerjaanmu hm?" namja itu hanya mengangguk.
Sang bartender hanya menggeleng heran sambil mengocok minuman ditangannya, "Ck, kau ini, pantas saja kau jarang kesini. Hanya saat ada masalah saja eoh?" namja itu mengangguk lagi dengan lesu.
Sang bantender tertawa lagi, "Ck, apalagi sekarang? Gosip setting-an yang dibuat agensimu lagi eoh?" Chanyeol mengangguk.
Ia tertawa, "Apa yang bisa ku bantu kali ini?"
Chanyeol mendongak, "Segelas tequila seperti biasa, Jongin."
Jongin tersenyum, "Hm, baiklah." Serunya kemudian melayani pelanggan lain disisi berbeda di minibar tersebut.
Chanyeol memainkan jari-jarinya diatas meja minibar dengan bosan. Ia sangat bosan. Bosan dengan kehidupannya yang sekarang. Glamour diluar tapi penuh dengan kebohongan didalamnya. Ia lelah, sangat lelah hidup seperti ini. Harusnya ia berpikir dua kali saat mendengarkan nasehat appanya untuk tidak mengikuti audisi itu.
Ini sudah hampir tahun yang keempat semenjak ia diluncurkan dan setidaknya satu tahun masa training setelah ia lolos dari audisi pertamanya.
Siapa yang tidak menginginkan hidup mewah dengan gaya hidup kelas atas dan dikenal oleh banyak orang? Itulah impian Chanyeol saat itu. Dan kebetulan bakat menyanyi dan mereppernya cukup mendukung.
Awalnya ia berpikir ia adalah orang yang paling beruntung saat itu. Namun, sekarang justru sebaliknya. Ia adalah orang yang paling menyesal didunia ini. Ia sudah terlanjur masuk dan dipersulit jika ingin keluar. Ini sungguh rumit.
Dan pada akhirnya ia menyesal karena telah menolak undangan kuliah yang sudah dipersiapkan appanya untuk dirinya sejak lama. Bahkan, untuk menemui appanya sendiri sudah sangat sulit sekarang. Jam kerja yang hampir 24 jam dan libur yang sangat minimlah yang mencegahnya untuk pulang ke kampung halamannya di indonesia.
Menyempatkan waktu untuk tidur saja tidak bisa! Ah, ini sungguh menyiksa.
Harusnya ia mendengarkan apa yang appanya katakan.
Ia sangat-sangat menyesal, benar-benar menyesal.
Hidup dalam semua kebohongan dan kepalsuan yang dibuat agensinya hanya untuk menutupi masalah lain sungguh sangat memuakkan. Ia benci ini.
Jongin menyodorkan segelas tequila yang dipesan Chanyeol tadi, "Here's your tequila." Chanyeol yang memang sedang stress langsung menghabiskan segelas minuman tersebut dengan sekali tegak. Tanpa pikir panjang.
Jongin berdecak, "Gosip apalagi sekarang eoh?" ia mulai jengah karena melihat Chanyeol yang begitu kacau didepannya ini.
"Kau tahu, aku sangat muak harus dipasangkan dengan seorang aktris dan terang-terangan bilang bahwa kami resmi berpacaran dikonferensi pers—"
YOU ARE READING
Fanboy CHANBAEK
FanfictionBaekhyun adalah seorang fanboy yang mengidolakan shining star Park Chanyeol like a maniac yang hampir setiap hari berimajinasi 'sex' dengan sang idola. Berharap suatu saat, that dream will be come true. So, what's happen next? ChanBaek/BaekChan. Yao...
