Jaehyun
Mina itu...
Tidak terus terang.
Sulit menyampaikan keinginannya.
Tepercaya.
Banana milk tea-nya Chatime dan caramel macciato-nya Starbucks.
Ballet.
Mina
Mingyu itu...
Sangat handal dalam menutupi suatu hal.
Tidak dapat ditebak.
180 derajat dari Jaehyun.
Hot chocolate-nya Starbucks dan taro milk tea-nya Chatime.
Basket.
Mingyu
Jaehyun itu...
Berisik.
Tertampan.
Terbaik.
Bubble tea-nya Chatime dan hazelnut latte-nya Starbucks.
Band.
Ketiga dari anak-anak tersebut saling menyimpan pendapat dari teman masing-masing. Namun, ketiga pendapat terbaik seperti yang disebutkan di atas merupakan pendapat terbaik dari sembilan pendapat yang dihasilkan. Ketiga pendapat tersebut diperbanyak dan ditempel di masing-masing tembok kamar mereka. Sambil memutar-mutar kunci motornya, Jaehyun kembali memandangi pendapat-pendapat yang tidak pernah bosan ia baca.
Di sisi lain, ada perempuan yang sibuk membenarkan make up-nya dan menambahkan sedikit blush on untuk mempercantik bentuk pipinya saat tersenyum. Ia terkekeh meratapi wajah cantiknya di kamera depan ponselnya. Mina mengatur posisi rambutnya agar semakin terlihat rapi.
"Jae, ayo. Satu... dua... tiga," Jaehyun yang sedang meratapi pendapat-pendapat di tembok tidak diberi kesempatan untuk bergaya. Ia mendapati sahabatnya yang sudah tertawa puas akan misinya yang—sepertinya terlihat—berhasil.
"Na, gua lagi baca pendapat itu loh. Ulang coba," Jaehyun memajukan wajahnya ke arah kamera dan merapihkan rambutnya agar mendapatkan hasil jepretan yang terbaik. Mina hanya menggelengkan kepalanya menyadari tingkah laku sahabatnya yang kelewat "gila kamera".
"Ayo ah, lama. Satu... dua..."
"Abang gua udah balik. Ayo berangkat," ujar seseorang yang sudah berdiri di depan pintu kamarnya sambil menunjukkan kunci mobil.
"Min, lo harus liat. Gue dapet foto derp-nya Jaehyun lagi hahaha," ujar Mina langsung menghampiri Mingyu sambil menunjukkan foto Jaehyun yang tidak sadar akan adanya kamera. Mingyu hanya memandang foto tersebut beberapa detik, lalu memandang Mina dengan heran.
"Tas lu itu di kasur. Jangan sampe ketinggalan lagi atau nanti dipake Lami."
"Kualat sih ngambil aib orang mulu. Ayo, Min, tinggal aja," ujar Jaehyun meninggalkan kamar Mingyu diikuti oleh Mingyu yang menutup pintu kamarnya begitu saja.
"Hft... gapapa. Yang penting udah dapet foto derp Jaehyun," ujar Mina berjalan meninggalkan kamar Mingyu masih sambil tersenyum.
*
YOU ARE READING
For The Sake of You
FanfictionSekedar cerita yang menceritakan bagaimana Jung Jaehyun, Kim Mingyu dan Myoui Mina menjalani kehidupan mereka sebagai pribadi yang makin dewasa dan mulai mengetahui bahwa tidak selamanya berteman dapat memenuhi apa yang menjadi kebutuhan mereka seka...
