Part I

10 0 0
                                        

Nama ku Andra.aku seorang Artis yang sedang naik daun.ya walau baru beberapa bulan,tapi jadwal ku sudah sangat padat.setiap hari aku harus mengahapal puluhan lembar naskah untuk ku pragakan di depan kamera nanti nya.ini benar-benar tidak mudah.kehidupan ku tidak seperti yang kalian lihat di layar tv kalian.itu berbanding terbalik.haha
Ini lah nama nya hidup.tak bisa sesuai kehendak
Jika hidup bs ku tentukan sendiri aku ingin berhenti.
----------------_________-----------------

hujan turun dengan lebat nya.aku memilih untuk berteduh di bawah tenda yang telah di persiap kan oleh para cru.
Aku duduk sambil sesekali membuka lembaran itu.rasanya masih banyak yang petlu ku perbaiki.
Sesekali ku lantunkan isi lembaran itu.sambil ku gerak kan tangan ku.ini benar-benar membuat ku gila.aku hanyalah seorang yang lulusan SMA di kampung sehingga aku tidak bisa bahasa inggris.berbeda sama yang lain.sangat sulit untuk mengucapkan kalimat itu.

Sesekali ku seruput kopi di depan ku.kopi ini setidak nya akan membuat pikiran ku sedikit lebih tebang.

'Hei sudah ku katakan utk berhenti meminum kopi'

Aku tak peduli sama pri di depan ku.dia terus-terusan mendumal hal-hal yang membuat ku stress.

"ini akan membuat ku sedikit tenang" jawab ku santai

Dia cuma menggelengkan kepala nya sebelum dia pergi dari hadapan ku.mata ku tak sengaja melihat lawan main ku yang sedang beristirahat sambil nemainkan handphone nya.

Setiap kali aku melihat nya,bayangan 3 tahun lalu langsung memenuhi pikiranku.
Ini akan membuat ku tambah gila.wanita itu.....

3 tahun lalu~

'Bakso mbak bakso' sambil ku mengetuk-ngetukkan sendok di piring atas gerobak ku,ku teriak kan sesekali kalimat itu.hari semakin gelap dan dagangan ku belum habis.masih tersisa banyak.aku harus lebih berusaha.

Tak sengaja ku dengar seseorang memanggil dari kejauhan

'Mas bakso mas'

Aku langaung mendorong gerobak ku dengan sedikit berlari.

"Bakso nya mas?" Aku bertanya dengan senyuman biasanya

'Berapa orang yang mau?' Tanya orang tersebut pada yang lainnya

"Kenapa kamu beli bakso sih?emang ga ada makanan lain apa?gak elit banget"ucap seorang wanita.aku kenal dia.
Mbak YULAN.dia yang sering ku liat di TV.wanita yang sangat ramah pada org lain.yang selalu tersenyum manis pada orng.

"Ya cuma ini yang ada"jelas orng tersebut.
"Aku ga mau makan makanan beginian.ini ga sehat .lihat lah gerobak nya itu ! Dan....aku benci orang seperti dia,menyedih kan "ujar mbak Yulan sambil menunjuk ke arah ku

apa ini?

Flash End

Ku alihkan pandangan ku ke arah lain.dia melihat ku sedang memerhatikan nya.
Akhirnya aku memilih untuk meletakkan lembaran naskah itu dan bangun dari duduk ku.
Akan lebih baik aku bertemu menager ku untuk membicarakan beberapa hal.

"Andra!"

Aku memdengar dia memanggilku.

Aku tak ingin memalingkan wajah ku namun tangan nya sudah terlebih dahulu menahan tangan ku sehingga terpaksa aku berbalik ke arah nya.

"Malam ini aku ada pesta.datang ya"

Aku mengerutkan dahiku.apa ini?knpa aku di undang bukannya dia tak suka melihat ku?
Ah aku lupa kalau dia tak suka pada diriki yang dulu.

Ku coba lepas genggaman nya.

"Ga bisa Lan" aku mencoba menolak ajakan nya dengan halus.

"Kenapa?temen-temen yang lain ikut loh" bujuk nya

"A..aku ada acara nanti malam"tolak ku gugup

"Yah padahal akan seru kalo ada kamu"dia kembali lesu dan menunduk kan kepala nya.

Aku tak menggubrisnya dan langsung meninggalkan tenda itu.untunglah hujannya sudah reda sehingga aku bisa bertemu manager ku utk membahas beberapa hal.

~

Sesekali aku memukul stir mobilku.ini udah larut malam.dan masih saja macet.aku harus segera kembali ke apartemen ku sesegera mungkin.aku merasakan pusing yang luar biasa mendera kepala ku.ponsel ku tak henti berbunyi.
Panggilan tak terjawab dari Ibu.
Aku ingin mengangkatnya tapi tak bisa.bisa-bisa ibu tau kalau aku belum pulang jam segini.jadwal ku sangat padat hari ini .
Suara klakson terus saja memenuhi gendang telinga.aku benar-benat pusing.

~

Jam sudah menunjukkan pukul 9:00
Aku telat . Ini sudah keberapa kali nya aku telat dalam beberapa hari ini.
Aku memasang jam tangan ku terburu-buru dan berlari mengambil Ponsel di atas meja.

~

'Telat lagi?' Suara Yulan mendekat.

"Hum" ku jawab dengan singkat.

"Kamu ga bisa begini.ini akan mempengaruhi pekerjaan mu"ujarnya sambil meletakkan telapak tangannya di bahu ku.

"Aku tau"

"Jaga kesehatan.aku ga mau kamu sakit" aku membenci kata-kata ini.

"Dan itu akan menyulitkan ku dalam bekerja" sMbung nya.

yammpun.aku teringat sesuatu.aku lupa menelpon ibu semalam.

Segera ku ambil ponsel dan menghubungi ya.

.......TBC......

Kerasnya kehidupan ArtiskuWhere stories live. Discover now