Seorang gadis berjalan tergesa-gesa memasuki kelas 12-B. Panggil saja Keyza. Keyza menatap keseluruh penjuru guna mencari seorang laki-laki yang membuat darahnya naik ke ubun-ubun karna polah tingkahnya
Wajahnya terlihat merah padam, sambil menggenggam erat beberapa lembaran foto dia melewati meja ke satu
Meja ke dua
Meja ke tiga
Pandangannya sudah tertuju keseorang laki-laki yang tengah duduk manis dipojok ruangan, sambil sibuk memegang ponsel tanpa menyadari sebentar lagi akan ada keributan
Penghuni di kelas itu bingung akan kedatangan Keyza yang tiba-tiba, lalu salah satu siswa kelas 12-B menyindir laki-laki yang sedang duduk disudut tembok dan sibuk memainkan ponselnya "Vano, enak yah lo pagi-pagi gini udah ada yang ngapelin!!!" ujar Heru berteriak sambil terkekeh
Semua pandangan terfokus kearah gadis yang sedang berjalan menghampiri laki-laki bernama Alvano.
Salah satu siswa yang ada di kelas itu heran melihat kedatangan sahabatnya yang terlihat menahann amarah "Gak biasanya lo ke kelas gue. Ada apa kangen lo yah sama Vano?" ujar Sisil sambil menaruh ponselnya ke meja lalu terkekeh sendiri, tapi pertanyaan Sisil tidak digubris oleh Keyza
Sabar....
Gadis itu berjalan cepat ketempat duduk kekasihnya Alvano
Brruuk "Van, kamu baik-baik aja kan kemarin?" ujar gadis itu dengan nada curiga yang terlihat di buat-buat. Alvano tercenggang karna kedatangan kekasihnya karna biasanya setiap Vano mengajak Keyza mampir ke kelas pagi hari seperti ini dia tidak akan pernah mau, tapi berbeda dengan apa yang dilihatnya sekarang
Keyza ada dihadapannya sekarang. Nyata !
Alvano panik!!
Keyza sudah tak sanggup menahan amarah yang sudah di atas ubun-ubun.Tangan kirinya gemetar ingin memukul wajah sok polos Vano, sedangkan tangan satu lagi hanya meremas foto yang ada di genggamannya
Buru-buru Alvano memasukan ponsel ke dalam saku celananya sebelum dia tertangkap basah sedang bertukar pesan dengan gadis lain. Dengan segera ia memasang muka meyakinkan
Lalu dari arah pintu seorang wanita menyusul "KEEYY!!" teriak sahabatnya dia. Alvera, mematung melihat sahabatnya sudah berada di depan Alvano
Sebenarnya Keyza terpancing ucapan Alvera untuk melabrak Alvano yang notaben adalah kekasih Keyza, tapi itu tidak sengaja. Karna saat itu Vera tidak sedang serius menanggapi ucapan Keyza yang mengadu kepadanya. Ah ya, jangan tanyakan kenapa Alvera dan Alvano mempunyai nama yang serupa. Banyak yang menyangka bahwa mereka adik kakak, padahal itu hanya kebetulan saja.
"Key dengarkan aku. Aku hanya bercanda" seru Alvera sambil memegangi pundak Keyza, lalu di tepis oleh Keyza
Keyza tidak menghiraukan Vera ,Alvano menatap Vera dan Keyza bingung, lalu Vano menatap manik cemas milik gadisnya "Aku gak kenapa-kenapa sayang, kamu lihat sendiri nih tangan aku baik-baik ajakan!" jawab Vano sambil menunjukan tangannya yang diperban sedikit
"Hmm? Benar? " ujar Keyza lembut lalu dia menaikan intonasinya "Lu keserempet atau di sosor cewe lain huh?" Teriak Keyza di depan wajah Vano. Anak-anak di kelas 12-B mendekati perdebatan dua sejoli yang terlihat sedang panas, mereka terlihat antusias karna perdebatan ini sangat langka bagi KeyVan
BUGGHH
Vano terjatuh, wajahnya dipukul menggunakan tinju andalan Keyza. Laki-laki yang ada di kelas itu lalu menahan Keyza "Key, apa yang lu lakuin?. Jangan gunaian kekerasan, kita bisa bicarakan secara baik-baik" ujar Kiki tengah menahan tangan Keyza
YOU ARE READING
DESTINY
Teen FictionCast Keyza Anatasya Rifki Zacros Benedic Alvano Bramdiantara Beginilah aku... Aku tak tau caranya membuktikan cintaku Aku ingin membantumu saat kau terpuruk Berada di sampingmu saat kau butuh teman Mencari tau semua tentangmu Tapi bagaimana aku tahu...
