001.

20 4 0
                                        

"Pak baksonya satu ya, makan sini" perempuan itu duduk seusai memesan makanannya.

Hari ini adalah pertama kalinya dia menginjak kaki di jenjang SMA. Dia baru saja lulus dari SMP, dan kini sudah menempati kelas X di SMA. Namanya kirana terresia cerlyta, akrab di sapa kirana.

Bakso.

1 kata makanan yang di sukai kirana. Dia selalu sarapan saat pagi dengan bakso, menurutnya, bakso adalah makanan terenak sepanjang masa.

Tidak lama, pesanan pun datang. Kirana dengan sigap menyantap bakso di depannya.

"Suka bakso juga?" Seorang laki laki, baru saja duduk di hadapan kirana. Kirana menaikkan kepalanya.

"Lumayan" jawab kirana dengan datar.

Cowok itu lansung memesan bakso, lalu kembali duduk di hadapan kirana. Kirana melihat cowok itu, tampilannya sangat urakan. Dia memakai dasi, tapi dasinya di pakai kendor, kancing baju atasnya pun terbuka. Dia tidak memakai ikat pinggang, bajunya pun tidak di masukan ke celana. Rambutnya melewati batas kerah belakang. Sungguh pandangan yang terkesan jijik di mata kirana.

Kirana menyelesaikan makannya dengan cepat, selesai itu dia lansung membayar lalu pergi. Cowok yang tadi di hadapannya masih makan sambil memandang punggung kirana yang mulai menjauh. Terbesit senyum tipis di bibir cowok itu.

☆☆☆

"Kirana....!!! Akhirnya kita satu SMA..!" Teriak histeris dari perempuan yang ada di seberangnya.

Namanya annie, dia teman kirana sewaktu SD dulu. Mereka teman dekat, tapi saat SMP mereka berbeda sekolah. Hingga akhirnya mereka bertemu lagi saat SMA.

"ga nyangka, kita ketemu lagii" ucap kirana, mereka pun berpelukan.

"Lo apa kabar?"

"Baik, lo?"

"Baik dong. Sumpah, gue kangen banget sama lo kirana"

"Gue juga"

"Yuk ke kelas"

Annie pun menarik tangan kirana dengan semangat, mereka berjalan seiringan. Di kelas, annie memperkenalkan kirana pada teman temannya. Kirana masih bingung, padahal hari pertama sekolah tapi annie sudah bisa berbaur dengan mudahnya.

"Kirana, kenalin ini caca, teman SMP gue. Nanti istirahat, gue juga bakal ngenalin lo sama temen gue juga, dia kelas XI." Kata annie, kirana mengangguk lalu menjabat tangan dengan caca.

"Kirana!! Itu.. itu, cowok gue" ucap annie, kirana terbelalak kaget. "Hah? Lo punya cowok?"

Annie menganggukkan kepala.

"Namanya aldi, dia udah pacaran sama gue dari SMP. Terus, dia adeknya temen gue. Yang pengen gue kenalin ke elo" kata annie, dia melambaikan tangan ke arah aldi, aldi membalasnya dengan senyuman.

"Oh" kirana hanya menjawab singkat, kini pandangannya teralihkan ke arah laki laki di seberang pojok yang sedang membaca buku.

Kirana terus melihat ke arah cowok itu, dalam hatinya, dia tidak pernah melihat cowok sedang sibuk membaca buku. Sedangkan yang lain, sibuk ngobrol sana sini. Belum lagi, kumpulan cowok aneh di area pojok kelas.

☆☆☆

Bel istirahat berbunyi, seluruh murid berbondong bondong dengan semangat keluar kelas. Bagaimana tidak? Berjam jam para murid menunggu jam istirahat, apalagi pelajarannya sangat membosankan. Pak sigit, guru matematika yang hobby nya ngomel nan killer, kurang pergaulan itu, menjadi kesan membosankan untuk para murid.

Kirana, annie, dan caca menuju ke arah kantin. Di sana, annie lansung melambaikan tangannya ke arah perempuan yang sedang duduk di bangku kantin.

"Wesshh.. cassandra, calon kakak ipar, ketemu lagi kita?" Ucap annie, mereka bertos ria.

"Dari dulu, mulut lu masih bawel aja ya. Kaya kaleng rombeng tau gak" cassandra memutar bola matanya.

"Haha, ini kirana, kirana ini cassandra. Yang gue ceritain" kata annie, sambil memperkenalkan mereka berdua.

"Perlu gue panggil dengan embel embel kakak gak nih?" Ucap kirana sambil tersenyum kecil.

"Gausah. Gue ga gila hormat kok" kata cassandra, sambil tersenyum.

"Eh ca, sekarang giliran lo nih buat pesenin makanan." Kata annie, pada caca yang sedari tadi diam saja.

"Iya, lagian lu pada ngomong mulu sih. Mesen apa?" Ucap caca, mereka pun menyebutkan pesanan mereka dengan baik. Caca pun bangkit lalu memesankan makanan untuk mereka.

"Eh annie, lo tau ga? Adek gue gabung sama genk nya arkan, gila ga tuh? Gue gamau adek gue bertemen sama orang yang engga berfaedah kaya si arkan" ucap cassandra dengan serius.

"Hah? Arkan mana?" Kata annie, dia mengerutkan dahinya.

"Arkan anak bandel se SMA cahaya kharisma. Yang sering gue ceritain" kata cassandra, mendengar itu annie lansung terbelalak kaget.

"Hah serius? Kok bisa sih" ucap annie tidak percaya. "Gue juga gatau, tau tau arkan ngedeketin adek gue. Terus tau tau mereka temenan"

"Emang arkan siapa sih?" Akhirnya kirana yang sedari tadi bingung, membuka mulut juga.

"Arkan itu sosok cowok bandel di sekolah, emang sih wajahnya cakep. Tapi kelakuannya itu loh, hampir setiap hari bolos, suka cabut jam pelajaran, gak mematuhi peraturan sekolah. Hidupnya tuh ga faedah banget, tapi anehnya fans nya bejibun kayak beras. Gue aja bingung, si arkan bisa di demenin" kata cassandra, tampak dramatis.

Kirana hanya mengangguk sekilas, hingga pesenannya datang. Bakso dengan bihun tampa sayuran sudah menjadi pesanannya. Kirana lansung menyantap makanan itu.

***

Vote.

Follow instagram : @mutiara1210

[PLS 1] Arkana (Arkan Kirana)Stories to obsess over. Discover now