Ada sesuatu yang hilang setelah kau melepas kesetiaan yang begitu agung. Semua harapan yang telah terbangun terbang bersama kenyataan yang ada. Kepingan luka berhamburan tak beraturan, sayatan perih, kekecewaan yang tak terdefinisikan, serta percaya hancur lebur. Aku terperangkap diantara ceceran lara yang nestapa.
Semua memang salahku terlalu berharap padamu. Mungkin memang aku tak pantas lagi mengiringi perjalananmu, menyamai langkahmu, dan menemani dirimu lagi. Atau kau terlalu membenciku yang serba keras kepala ini, sehingga kau hilang kesabaran. Maafkanlah aku, aku hanya ingin kamu mengerti. Aku ingin lebih baik, kamu lebih baik, dan kita lebih baik. Namun kau tak memahaminya. Tapi sudahlah semua telah terlanjur, ranting telah patah dan tak mungkin kembali lagi. Demikian dengan waktu.
ESTÁS LEYENDO
Elegi Patah Hati
Ficción históricaMiniatur hati setelah patah. Menggambarkan kebijaksanaan berdamai dengan kenyataan, masa lalu, dan cara semesta menghibur lara.
