Di penghujung tengah malam ini
Aku ingin bercerita,
Bahwa aku sedang menunggu lagi
Menunggu dia ,
Yang kini sedang bersama dunianya
Aku tidak marah,
Aku tidak akan marah bila ia sedang bersama dunianya
Namun ,
Entah mengapa
malam ini..
Hati ini gelisah
Gelisah memikirkan tentang dia
Bulir bulir air mata menghampiri
Yang awalnya hanya di kelopak mata,
Kini bulir air mata itu telah berani membuat genangan di sekitarnya..
Entah mengapa bulir ini turun dengan derasnya
Iya,
Aku mengerti,
Mungkin ini berlebihan
Tapi izinkanlah aku..
Izinkanlah untuk meneteskan bulir ini,
Aku sangat gelisah tentang dia tuhan..
Mungkin..
Ini hanya firasat biasa saja
Aku hanya terbawa arus tentang kisahnya tadi pagi
Kisah tentang menetesnya darah di indra penciumannya..
Aku berharap,
Dia ..
Baik baik saja
Karna aku,
Sangat takut kehilangan dia..
Aku berharap
Para sosok peran di dunianya,
Sedang menjaganya ..
