Untukmu yang membenci makanan manis.
Untukmu yang takut dengan jarum pentul.
Untukmu yang selalu membuatku tertawa.
Untukmu yang selalu membuatku menangis dalam diam.
Untukmu yang selalu membuatku takut.
Untukmu yang selalu membisikan kata rindu.
Untukmu yang selalu membuatku cemas.
Untukmu, semua perasaan yang tak terucap. Bersembunyi dibalik kokohnya tembok pertemanan. Bagaimana caranya agar kamu tahu, semua perlakuanmu membuatku jatuh terlalu dalam?
Aku selalu bertanya, bagaimana jika kamu pergi saat aku benar benar jatuh sejatuh jatuhnya?
Dan satu hal yang aku sadari, perasaan manusia dapat berubah-ubah. Jadi, bagaimana caranya aku percaya jika kamu tetap disini?
Dapatkah kamu menjawabnya?
YOU ARE READING
Left Unsaid
PoetryMaaf karna diam diam aku menulis ini, tanpa pernah kamu tahu. Semuanya aku jabarkan disini, tidak apa ya walaupun aku tidak meminta izin padamu?
