Hidup dalam kisah dongeng adalah impian semua wanita, lalu bagai mana jika hidupmu berjalan seperti cerita dongeng? Bukankah akhir kisah yang membuat para wanita bermimpi karena berharap dapat bertemu dengan pangeran dan hidup bahagia selamanya. Tapi, bukankah tidak semua cerita dongeng berakhir bahagia, bukankah ada kisah yang berakhir “menghilang menjadi buih” lalu apa sekarang kamu tidak takut? Apa masih ingin hidup bagai kisah dongeng?? Itu pilihan mu.
Adhitama almeer
“Uwiw... Uwiw... Wiw...” sebuah ambulans memasuki rumah sakit, terlihat paramedis berlarian membantu korban, sepertinya ada korban kecelakaan “awas beri jalan!!!” wup... Hampir saja “maaf...” teriakku. Hah... seperti biasa rumah sakit ini di penuhi orang-orang sibuk.
Tapi jangan berpikir aku tidak sibuk, aku juga seorang dokter yang sibuk, aku seorang dokter umum di rumah sakit ini, dan aku hanya mengobati orang penting, orang terkenal dan orang kaya, walau banyak yang datang hanya gimik cari sensasi tapi itulah pekerjaanku. Dan jangan karena pekerjaanku kalian pikir aku pria tua lajang. Aku masih terbilang muda, di usia ku sekarang yang masih 28 tahun aku mendapat perkerjaan yang bisa di bilang penting di rumah sakit ini.
“Dokter Adhi!” sepertinya ada yang memanggilku, ooh... Suster Murni ternyata. Suster Murni ini suster asisten ku (hanya panggilan) karna jika semua pasien ku membutuhkan ku mereka selalu memanggilku melalui dia, dan jika dia sudah memanggilku berarti ada pasien “penting” sekarang
“ada apa??” tanya ku, suster Murni hanya tersenyum melihat tampang ku yang super bete di panggil olehnya “Anda kedatangan pasien dari kementrian” dan anehnya aku tau siapa orangnya “kenapa tidak di beri kamar PIV saja, itu kan yang dia mau” suster Murni hanya tersenyum “sayangnya beliau juga ingin bertemu dengan Anda” aku semakin kesal sekarang, dan mau gak mau aku harus mengikuti suster Murni ke ruangan pasien itu “dasar nenek tua, gak ingat umur sama suami dirumah apa, punya anak sudah tua juga masih genit sama yang muda” dan yap, sambil mengumpat tentu saja, dan suster Murni yang mendengarnyapun hanya terkekeh kecil.
Sebenarnya ini terlalu narsis untuk dikatakan diriku sendiri tapi, aku dokter muda yang kata orang memiliki kecerdasan dan ketampanan yang luar biasa. Banyak pasien yang datang bukan hanya gimik saja tapi ingin mendekati ku juga, entah untuk dirinya sendiri atau anak-anak mereka. Katanya jaman sekarang Pria sukses, muda dan tampan itu langka, Padahal aku bisa di posisi ini saja bermodal IPK yang lumayan, koneksi dan tentu saja mulut ku yang pandai merayu dan berbohong. Tapi sungguh jadi dokter adalah cita-citaku dari TK, jadi bisa sampai sekarang aku bersyukur luar biasa. Walau tidak bisa jadi dokter di rumah sakit terpencil seperti yang aku mau, tapi ya... Lumayan lah, setidaknya aku lebih sukses dari apa yang aku harapkan.
Aku masuk ke ruang pasien yang “penting” itu, wajah ku yang cemberut berubah tersenyum saat masuk -dasar muka dua- pikir ku “dokter adhitama, selamat datang” hah... Dia pikir ini rumahnya “iya nyonya ada yang bisa saya bantu??” dia mulai tersenyum genit padaku -hoek...- dasar wanita tua, dan hebatnya bibirku tetap tersenyum dengan pemikiran kesalku ini, hah... Hari ku akan sangat menyebalkan.
Neiva aliviani
“tok tok tok” “neiva sayang ayo makan” mamah? Yes mamah pulang, aku yang mendengar suara pintu di buka bergegas menyampingkan selimut yang membungkus ku, dan bergegas mendekati ibu ku yang tengah meletakkan makanan di meja “Mah... Nei tadi belajar bahasa Korea sama guru yang mamah kirim. Dia baik.... Banget, neiva di ajari macam-macam sama dia. Terus dia minta neiva buat nonton drama baru yang temanya tentang sekolah, katanya... biar neiva bisa cepat paham beberapa kata” mamah tersenyum mendengar kata-kata ku “mamah senang kalo nei senang, nanti mamah carikan kasetnya yah” aku mengangguk mengiyakan kata-kata mamah, mamah pun pergi setelah mengusap sayang kepalaku.
Perkenalkan nama ku neiva aliviani, jangan tertipu dengan suara dan tingkah ku yang terlihat polos, aku sebenarnya gadis dewasa berusia 27 tahun, dari kecil aku memang di manja oleh ibunku. Aku berdarah spanyol, lebih tepatnya ibuku yang asli sepanyol dan ayahku yang blastran spanyol indonesia. Mereka sangat menyayangi ku, Tapi entah kenapa aku tidak pernah di perbolehkan keluar oleh kedua orang tuaku, aku hanya diam terkurung di dalam rumahku sendiri. Selama ini Aku home schooling dan memiliki banyak les di rumah, aku hidup tanpa seorang teman, aku hanya memiliki orang tuaku dan para pelayan di rumah ku, Terdengar familiar?? Tenang dia ibu kandung ku bukan ibu tiri ataupun penculik dalam kisah dongeng. Hanya... Entahlah kata mamah ini demi kebaikan ku, tapi aku (mungkin) senang kok di sini.
Tbc.
Cerita publisan pertama jadi mohon di maklum jika ada typho atau sebagainya 😘😘
YOU ARE READING
My Love Fairy Tale
Fantasyberkisah tentang seorang dokter tampan yang bertemu dengan gadis aneh, bagai cerita dongeng gadis itu hidup terkurung dalam istana dan tidak tau tentang dunia luar. apakah alasan orang tua mengurung anaknya selama ini?? akankah sang dokter bisa memb...
