Diriku

7 1 0
                                        

Begini, disini aku tidak akan membahas begitu banyak tentang bagaimana kehidupan masa lalu atau sekarang diriku. Aku tahu, kamu juga mempunyai hidup yang mungkin lebih mengesankan daripada bualan yang kutulis dan nantinya akan kamu baca, jika kamu menghendaki.

Bukan matahari yang selamanya akan bersinar, bukan pula bintang yang siap menemani bulan setiap saat. Aku hanya berbagi cerita, sama halnya ketika berhadapan dengan teman lama dan menceritakan kenangan-kenangan atau apapun itu. Kamu hanya perlu duduk, membaca, dan terkadang berpikir.

Seorang berkata, bahwa penulis-penulis sukses adalah mereka, yang, memiliki banyak pengalaman dan kejadian di hidupnya. Yang nantinya, akan ia torehkan dalam sebuah untaian, bait, paragraf, atau dalam nyanyian. Sedang mereka juga terus berpikir, bagaimana pengalaman tersebut menjadi pelajaran untuk dirinya sendiri, juga mereka yang membaca ceritanya.

Malam ini hujan, padahal matahari bersinar terik hari ini. Baiklah, terkadang seorang perlu mengenang untuk mengingat kembali apa yang sudah dilaluinnya. Sembari menikmati, suara hujan yang terus berjatuhan. Menimbulkan gemericik riuh dan tanpa henti di atas genting-genting yang siap menerima curahan airnya.

Dan, atas nama hujan yang menguyur tanah ku berpijak ini. Maka, akan ku mulai.

Selamat datang di duniaku.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 25, 2017 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Absolutely, Maybe.Stories to obsess over. Discover now