"Kenapa lo jauhin gue?"
Untuk kali ini, perempuan itu, Zia, mengalah. Pertanyaan yang entah sudah berapa kali Deka lontarkan, membuat Zia menghentikan langkah kakinya. Di hari ini. Saat awan di siang hari mendung.
"Ya, kenapa lo jauhin gue?" Nada suara Deka terdengar tegas kali ini, seperti marah tetapi tidak. Lebih tepatnya cowok itu lelah, menuntut sebuah kejelasan.
Zia pun merasa 'kan hal yang sama. Lelah menghindari. Dia kemudian berbalik dan mendongakkan wajahnya. Mata perempuan itu menyipit. "Lo pikir gue ngga punya malu?" suara Zia lirih dan bergetar saat membalikkan pertanyaan.
♣♣♣♣
Gue bawa cerita baru, semoga ada yang mau baca👻
YOU ARE READING
Everyone Knows
Teen FictionZia dan Deka. Bukan. Mereka bukan dua sejoli layaknya Romeo dan Juliet yang kisah cintanya melegenda di seluruh penjuru bumi. Apalagi seperti cerita Habibie dan Ainun, cinta sejati asal Indonesia yang terkenal dengan kesetiaannya. Ini cuman tentang...
