"Maaf jim aku tidak bisa" dia masih menatapmu dengan mata memohon
"Tolong tunggu aku sebentar. tunggu aku, aku akan kembali sayang" mata memohon itu mencoba meyakinkanmu
"Sungguh maafkan aku, maafkan aku kita sampai disini" kau tidak berani menatap mata nya
"Tunggu jika aku sukses aku akan kembali sayang" dia masih tetap meyakinkanmu
"Maaf jim aku tidak bisa" kau pergi dan dia hanya mematung melihatmu semakin menjauh.
5 tahun kemudian
Ting Tong ~
Ting Tong ~
Ting Tong ~
"Tunggu sebentar" kau berteriak dari arah dapurmu sambil menggerutu siapa yang bertamu pagi" begini sih mengganggu saja
Clek
"Siapaaa~ Jimin?" kau kaget tentu saja dia yang sudah 5tahun terakhir tidak ada kabar mendadak muncul di depanmu
"Haiii maaf bertamu pagi pagi begini " sambil mengosok belakang kepalanya kebiasaannya jika sedang gugup
"Ada apa jim?" kau menatapnya kebingungan
"Ini tolong datang ya aku sudah bersusah payah kesini untuk mengundangmu"
" Aihh kau akan menikah selamat yaa jim tidak ku sangka kau akan mendahului ku" kau menggodanya dan dia hanya tersenyum malu
" kau jangan menggoda ku terus ku tunggu undanganmu"
" Tunggu saja aku akan menyusul" iya nanti jika ada calonnya kau meneruskan dalam hati
"Aih kau harus datang ya kutunggu, aku pulang ya"
"Hati Hati jim" kau menutup pintu rumahmu dan melihat undangannya dan kau berkata
" Harusnya aku menunggumu waktu itu"
haluu maaf ya tulisannya gak karuan baru belajar
