~Prolog~

1.5K 107 11
                                        

Disclaimer: Shingeki no Kyojin @ Hajime Isayama

Pairings: (Rivaille x Eren)

Rate: T

Genre: Drama, Romance, Angst

Warning: AU, Boyslove (BoyxBoyLove), Shounen ai.

Don't Like, Don't Read..!
.
.
.
.
.

Pagi hari di perumahan shiganshina yang damai dan tentram, jangan lupa udara khas pagi hari yang dingin membuat semua orang ingin terus melanjutkan alam mimpinya. Tetapi tidak untuk pemuda bersurai coklat kayu itu, ia mengedipkan matanya berkali kali lalu melihat ke arah jam dinding waktu menunjukan pukul 05.30 pagi. Niatnya ia ingin melanjutkan alam mimpinya lagi namun ia urung niat tersebut karena hari ini hari pertama masuk sekolah di tambah dengan upacara penerimaan siswa siswi baru di SMA Maria High School

Setelah nyawanya terkumpul semua ia langsung turun dari kasur kesayangannya itu, dengan langkah malas ia memasuki kamar mandi membasuh tubuhnya dengan air dingin untuk menghilangkan rasa kantuknya yang masih setia menempel di emerald hijaunya itu, beberapa menit ia selesai dengan urusan kamar mandi, pemuda itu keluar dengan wajah yang segar dan rasa kantuk yang tadi masih setia di emerald hijaunya kini sudah pergi entah kemana.

Ia menggambil satu set seragam sekolah barunya yang ia letakan di lemari, mengenakannya satu persatu mulai dari kemeja putih, celana sekolah dengan warna hitam ke abu abuan dan motif batik kotak kotak sedang, dan menyimpulkan dasi di depan cermin yang memantulkan dirinya dari ujung rambut sampai ujung kaki. Ia pun menatap puas dengan hasil dirinya di pantulan cermin tersebut dan setelah itu..

Drrt.. Drrt.. Drrt..

Ponselnya bergetar tanda ada panggilan masuk. Ia raih benda pipih itu di dekat tempat tidurnya dan menjawab panggilan tersebut.

"Hallo, Eren apa kau sudah bangun?" ucap seseorang di saluran teleponnya itu

"Jika aku belum bangun lalu siapa yang menjawab telepon ini Mikasa" ketus Eren sambil meraih jas hitam dan tas sekolahnya

"Yha kukira kau masih setia di kasur mu" ucap gadis itu setengah ledek, yup gadis itu ia adalah saudara angkat eren namanya Mikasa Ackerman

"...."

Dan melangkah keluar kamar menuju dapur mengambil beberapa potong roti tawar untuk mengisi perutnya, ia melangkah ke arah rak sepatu dekat pintu keluar, mendudukan dirinya tepat di depan rak sepatu memakai kaos kaki dan sepatu pantofelnya, ia masih setia mendengarkan panggilan masuk dari saudara angkatnya itu..(wah setia sekali kau eren hehehe..*ditimpuk sepatu oleh eren* kembali ke cerita)

"Ingat jangan terlambat di hari pertama masuk sekolah dan jangan lupa untuk sarapan" sambungnya lagi

"iya iya Mikasa.. aku tahu itu" ucap Eren setelah selesai memakai sepatunya

"Baiklah kalau begitu aku tutup dulu, aku menunggu mu di depan gerbang sekolah.. sampai nanti Eren.." seru Mikasa langsung menutup panggilan teleponnya dan sukses membuat eren terdiam sejenak

Eren hanya tersenyum tipis ia kembali meletakan ponselnya di saku celananya dan segera berangkat menuju halte yang tidak jauh dari rumahnya. Membutuhkan beberapa menit untuk sampai di halte. Dan sesampainya di halte ia sangat beruntung tidak menunggu lama lagi karena ia mendapati bus yang belum berangkat dan langsung masuk berjalan menuju deretan kursi paling belakang

~New Partner~ (Slow Update)Where stories live. Discover now