Aku memandang langit-langit di dalam kamarku seakang ada yang mendengarkan ceritaku ini
Toktokk......
Seseorang mengetuk pintu kamarku
"Eun bi-ssi makan malam dulu yang lain udah nungguin kamu makan"
"Ne arraso oppa"aku pun bergegas keluar dari kamarku rupanya benar keluarga sudah menunggui aku.
"Yakk lama sekali turunnya perutku ini berteriak minta makan tau"
Aku pun memukul kepala jimin dengan sendok karena aku duduk di sebelahnya
"Eomma lihat dia memukulku"jimin berteriak sambil mepoutkan bibirnya seperti anak kecil yang sedang marah,suasana di ruang makan sangat berisik dan candaan jimin dan aku membuat meja makan ini menjadi suasana rami.
Author pov~
Lain hal dengan suasana di apertemen sebelah aura di sana canggung dan hening karena taehyung tidak menyukai keheningan taehyung pun memecahkan keheningan
"Jungkook-ssi apa kau sudah makan"kata taehyung dengan nada lembut
Jungkook menjawab dengan anggukan saja dan bergegas masuk kekamarnya
"Ahh aku sangat bosan di ruangan ini seakan aku sendiri didalam apertemen seluas ini"teriak teahyung yang sedang mengganti saluran tv dan sambil mepoutkan bibirnya itu
"Jungkook-ah kenapa kau berubah setelah mengetahui kejadian ini"batin taehyung ia pun mengambil sebuah photo keluarganya.
"Eomma apa yang harus aku lakukan supaya jungkook menerima keadaan ini dengan ikhlas" itu adalah Photo terakhir mereka bersama dan berjumpa dengan orang tuanya.
Click......
Bunyi pintu apertemen mereka terbuka menandakan ada seseorang yang datang,taehyung melihat dan bergegas untuk menghampiri laki-laki yang baru datang dengan sekantong plastik besar untuk keperluan mereka.
"Aku pulang"kata laki-laki berpunggung lebar itu
Dia adalah kim seokjin saudara tertua mereka dan orangtua pengganti.
"Hyung biar aku saja membawa perlengkapan ini ke dapur"taehyung membawa plastik itu menuju dapur
"Taehyung-ssi di mana jungkook"
"Dia ada di dalam kamar"dengan nada rendah taehyung menjawab pertanyaan.
"Hyung aku merasa belakangan ini jungkook mulai menjauh dan suka menyendiri,aku khawatir dengan perubahan sikapnya sekarang"taehyung membukan pembicaran yang sambil menyusun makan ke dalam kulkas.
"Mm aku juga,aku merasa kasian dengan keadaanya dia nampak murung dan tidak banyak bicara"
"Hyung apakah kita bisa merubah jungkook menjadi kelinci kecil kita saat ada eomma dan appa"taehyung berbicara sambil memeluk jin didalam pelukan jin taehyung menagis sejadi-jadinya karena tidak terima dengan keadaan yang sedang dialami di keluarga mereka
"Molla"jin menjawab dengan suara serak dan memeluk erat adiknya itu
"Eomma,appa jeongmal mian haeyo,aku tidak bisa menjaga adik-adik dengan cara kalian"batin jin sambil megusap punggung adiknya supaya tidak menagis lagi
Jungkook yang melihatnya pun tersentak duduk di belakang dinding dan menagis sejadi-jadi
Flasback on
Jungkook keluar dari kamarnya untuk mengambil air dan beberapa camilan untuk ia makan di dalam kamar nanti.
Jungkook pun terkejut melihat kedua namja yang sedang berbicara di dapur akhirnya jungkook mendengar seksama percakapan mereka di balik dinding dapur mereka,tak berapa lama air mata jungkook perlahan keluar,akhirnya jungkook menagis sejadi-jadinya
Flasback off
"Hyung mian haeyo karena sikapku ini kalian menjadi beban pemikiran kalian,aku hanya ingin menyendiri dan menerima kenyataan ini dengan cara aku sendiri"batin jungkook,jungkook pun bergegas memasuki kamarnya dan mengambil jaketnya pergi keluar rumah
"Jungkook-ah kau mau pergi kemana tergesa-gesa"jin terkejut melihat jungkook pergi begitu saja
"Aku kerja kelompok"jungkook menjawab dan menundukkan kepalanya agar tidak ada yang tau kalo dia habis nagis
Didalam perjalan ke lift jungkook bertemu dengan eun bi yang sedang memasuki lift jungkook pun mempercepat jalannya agar tidak ketinggalan lift,didalam lift
"Jungkook-ah palliwa" eun bi berteriak sambil melambaikan tangannya,jungkook pun masuk
Suasana canggung dan sepi seakan tidak ada orang di dalam lift ini akhirnya eun bi merasa hening eun bi memulaikan pembicaraan
"Jungkook-ssi kau mau kemana tergesa-gesa"jungkook hanya memperhatikan liftnya saja dan tidak mendengarkan pembicaran yeoja itu.
"Astaga dia sedingin es baru kali ini aku di campaki seseorang"batin eun bi sambil melihat ke samping eun bi pun berpaling dan memperhatikan laki-laki yang di sebelahnya itu "hidung yang mancung,gigi kelinci yang imut,wajah tampan,postur tubuh ideal seorang pria sempurna bersamaku ini"batin eun bi jantung eun bi pun berdetak dengan kencang seakan mau copot
"Apakah aku benar-benar menyukainya perasaan ini berbeda dengan orang yang baruku kenal,aku tidak mengerti dengan semua ini"eun bi memegang dada seakan mau lepas."semoga di tidak dengar"
Ting.....
Bunyi lift menandakan kami sudah sampai tujuan jungkook pun bergegas keluar dan meninggalkan eun bi,eun bi hanya membuang napas nya
Jungkook pergi ke sebuah rumah cukup lumayan besar
Tingtong...........
Jungkook memencet bel rumah tersebut dari dalam rumah seorang pria berteriak
"Jamkkan,nugu"kata pria itu dari dalam
"Hyung ini aku jungkook"pria itu pun dengan cepat membuka pintunya di depan pintu jungkook memeluk pria itu dan menagis sejadi-jadinya.
"Ya jungkook-ah gweancahna"
Jungkook tidak menjawab pertanyaan pria itu,namja itu menyuruh jungkook masuk ke dalam untuk menceritakan masalahnya.
Dia adalah kim namjoon selain taehyung dan jin jungkook juga dekat dengan namjoom jika ada masalah jungkook akan bercerita dengan namjoon semua yang ia alami sekarang.
"Hyung aku tidak bisa melihat keadaan kedua hyung ku yang khawatir dengan perubahanku sekarang"jungkoon bebicara sambil menahan airmatanya
"Hanya kau yang tau dengan keadaan yang aku alami sekarang hyung"jungkook menambahkan penjelasannya
"Aku tau jungkook tapi sejak kapan kau merubah sikap mu itu terhadap kedua hyung mu ,kembalilah menjadi kelinci kecil dalam keluargamu itu kau tidak mau melihat kedua hyungmu menagis dengan keadaan mu sekarang ini"namjoon menjelaskan kembali ke jungkook
Jungkook hanya menunduk dan menagis mendengar penjelasan namjoon
"Dengarkan aku jungkook jika kau mulai dari awal hidupmu akan seperti dulu lagi,jika kau membukakan matamu pandangan awal baru akan terlihat dengan jelasnya sendirinya,jika kau tutup matamu seakan kau melihat kegelapan yang menghantuimu menggangu pikiranmu itu jungkook, orangtua mu pasti sedih melihat tingkah laku kelinci mereka yang belum, mereka kenal itu jungkook". Jungkook pun menoleh melihat namjoon yang menahan airmata,namjoon menaggap jungkook sebagai adiknya sendiri,namjoonbjuga berpikir jika dia di posisi jungkook pasti dia akan seperti itu juga
Annyeong akhirnya chapter kedua ini selesai juga aku harap kalian dapat menikmatnya anyyeong
Please commen and vote
Gamsahabnida yang udah beri dukungan dan comment annyeong
YOU ARE READING
My Namja
FanfictionHai raders ini author pertama aku. Aku harap kalian dapat menikmat nya mksiih chigu Ufuk pagi pun tiba matahari menampakan sinar nya sedikit demi sedikit kicauan burung di mana mana,menandakan hari sudah mulai pagi seorang yeoja yang bergegas untuk...
