part 12

1.8K 99 9
                                    

"Semua hal yang dilakukan di dunia ini, mempunyai alasan, walupun hal itu buruk atau baik"

ㅇㅇㅇ

Air mata, sebagai pengiring kepergian sang ratu ke liang lahap.

Semua orang yang mengantar jasad ratu, memakai pakaian putih sampai ke bukit penguburan keluarga kerajaan, tempat penguburan ini hanya untuk keluarga kerajaan.

Satu persatu orang meninggalkan tempat makam, dan kembali lagi ke istana. Hanya keluarga inti yang ada di sana untuk melakukan ritual setelah penguburan.

ㅇㅇㅇ

Putra mahkota dan Putri mahkota masih berada di dalam kuil,untuk mendoakan sang ratu, sejak kepulangan nya dari makam ratu tadi mereka langsung ke kuil karena ada beberapa ritual yang di lakukan dan setelah melakukan ritual mereka melanjutkan dengan berdoa di kuil.

Tak terasa sudah hampir tengah malam mereka berdoa, dengan keadaan berdiri, tak satupun dari mereka beranjak dari kuil, mereka terus berdiri sambil menutup kan matanya dan berdoa, dengan doa yang sama, yang terus di ucapkan di dalam hati masing masing.

sang di membuka matanya, dan melihat keadaan sekitar nya sudah begitu gelap, ia pun mengajak putra mahkota untuk pergi ke istana dan meninggal kan kuil, tapi putra mahkota menolak, ia menggeleng bertanda ia masih tak ingin beranjak dari kuil ini.

"kita boleh bersedih, tapi jangan sampai menyiksa diri kita sendiri bagaimanapun, ibunda ratu pasti melihat kita dan ia pasti sedih karena kita belum bisa melepaskannya" ucap Sang Di dan berniat untuk melangkahkan kakinya pergi.

tak ia sadari putra mahkota, mengikutinya dari belakang. putra mahkota menyadarikebenaran yang di ucapkan Sang Di ia tak boleh mmenyiksa diri serpti ini, ia pun mengikuti Sang Di yang beranjak dari kuil.

Sang DI menyadari, putra mahkota mengikutinya di belakang, Sang Di tersenyum simpul karena putra mahkota mendengar kan perkatannya, dan mengikuti kembali keistana.

***

di tempat lain raja yang sedang bersedih setelah pulang dari pemakam istrinya, tiba tiba di beritahu kedatangan tamu yang tak pernah ia undang, tamu yang tak di undang itu adalah ibu nya. ia merasakan ada hal yang tidak bagus dengan kedatangan ibunya, ia sangat mengetahui bagaimana sifat ibunya, saat kasim pribadinya memberitahunya jika ibu nya sudah menunggunya di dalam kamarnya, ia bertanya pada diri nya sendiri 'apa lagi yang akan direncanakan di kepala jahat ibunya itu, tidak tahukah jika saat ini diri nya benar benar sedih atas kematian ratunya, saat ini dirinya benar benar tak ingin bertemu siapa pun, tapi sayang ibunya sepertinya memahami hal itu'

saat memasuki kamar nya sendiri ia melihat, ibunya sedang meminum anggur kerajaan, sambil mengangkat gelas di tangan nya, mengajak raja ikut minum bersamanya.

ibu suri memang benar benar jahat saat semua orang bersedih atas kematian ratu, dia malah dengan asik minum minum seolah seolah sedang merayakan kematian ratu, raja benar benar tak mengerti dengan ibunya sendiri, ibu nya benar benar wanita yang jahat dan sekarang ia datang pasti sedang merancankan rencan jahat nya itu yang ada di kepala iblis nya. raja mengetahui kematian ratu pastiberhubungan dengan ibu suri, raja tahu dengan benar bagaimana ibu suri sangat membenci ratu.

ibu suri bahkan pernah membunuh cucu pertama sendiri, anak yang di hasilkan antara ratu dan raja, kakak dari putra mahkota. sedari awal ia tak menginkan ibu putra mahkota menjadi ratu, yang ia ingikan menjadi ratu adalah selir park keponakannya sendiri, raja dan selir park adalah sepupu dekat, dan raja tak habis pikir dengan kemauan ibunya dengan menjodohkan anaknya dengan ponakan nya sendiri, raja yang masih muda saat itu pun menolak keinginan ibunya dan memilih wanita yang ia cintai nya yaitu ibu dari putra mahkota, tapi ibunya tak mengalah sampai disitu ia pun menjadikan selir park muda menjadi seorang selir, selir park muda pun bersedia dengan senang wanita mana yang tak ingin menjadi istri raja, walaupun raja adalah sepupunya sendiri. apalagi ibu suri menjanjikan nya tahta ratu yang saat ini di duduki oleh ratu muda, ia pun menggebu gebu menerimanya.

Life Twice(lengkap) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang