Dia memang hanya dia
Ku s'lalu memikirkannya
Tak pernah ada habisnya
Benar dia, benar hanya dia
Ku s'lalu menginginkannya
Belaian dari tangannya
Pertemuan pertama mereka memang bukanlah hal menyenangkan untuk diingat, apalagi ketika itu akashi dengan santainya menusukan gunting yg dia pinjam dari midorima tepat ke pipi kagami. Ah .. Seandainya waktu bisa di ulang, dia ingin sekali merubah pertemuan pertama mereka menjadi sesuatu yg lebih berkesan, bertemu di dalam kereta api sambil berdesak desakan misalnya ??? Atau bertabrakan ketika hendak pergi sekolah ??. Seijuuro tertawa pelan membayangkan pikiran bodohnya, sepertinya dia sudah terlalu banyak membaca novel yg di berikan oleh chihiro. Bertemu di kereta api ??? Itu tidak mungkin mengingat dia adalah seorang tuan muda yg sudah bisa di pastikan MUSTAHIL naik kendaraan umum yg penuh sesak seperti itu, kalaupun harus menaiki kendaraan umum yg bernama kereta api itu, seijuuro pasti akan mengambil kelas executive class sehingga dia tidaknperlu berdesak - desakan dengan orang banyak. Bertabrakan ketika pergi sekolah adalah hal bodoh lainnya, bagaimana mungkin mereka bisa bertabrakan ketika sekolah, sementara dirinya berada di kyoto dan dia berada di tokyo ??? Jarak yg cukup jauh bila hanya di tempuh dengan jalan kaki. Sungguh pikiran seijuuro mulai menjadi gila. Ya pikiran warasnya mulai di pertanyakan sejak dia bertemu dengannya. Dengan orang yg membuatnya langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Aneh memang jatuh cinta hanya karna melihat dia gemetar dan terjatuh saat melawan seijuuro. Tapi karna hal itulah yg membuat seorang Akashi Seijuuro jatuh cinta pada seorang pemuda yg bahkan ingin menangis setiap kali mereka bertemu. Pemuda ( sial ) beruntung yg berhasil mendapatkan perhatian Seijuuro itu tidak lain dan tidak bukan pemain seirin bernomor punggung 12 Furihata Kouki. Sejak pertemuan pertamanya dengan kouki, seijuuro selalu memikirkan pemuda berambut coklat itu, entah kenapa rasa ingin memiliki kouki sangat besar. Setiap hari bayangan kouki selalu menghantui pikiran seijuuro, bahkan seijuuro mulai sering pulang pergi tokyo - kyoto hanya untuk bertemu dengan sang pujaan hatinya. Tak kadang dia juga selalu melibatkan anggota Kiseki No Sedai + Kagami untuk mengadakan pertemuan yg bahkan tidak jelas maksudnya atau hanya sekedar melakukan latih tanding di tokyo.
" akachin ...... Sebenernya untuk apa kita mengadakan pertemuan 2 minggu sekali ini ???? , aku malas kalau harus pulang pergi akita - tokyo " gerutu murasakibara, dia sudah lelah kalau harus setiap minggu harus ke tokyo.
" Akashi berhenti memanggil ku tiba2 jika hanya untuk mengobrol santai seperti ini " omel Aomine
" Akashi ini tidak seperti kau yg biasanya nanodayo " tambah midorima sambil membetulkan kacamatanya.
" akachin aku senang sih ssu kalau kita bisa berkumpul bersama seperti ini, tapi kenapa alasannya selalu tidak jelas ssu " rengek kise.
Kalimat2 itulah yg selalu di lontarkan oleh anak2 kiseki no sedai setiap kali mantan kaptennya itu menyuruh mereka untuk berkumpul maji burger. Sang mantan kapten itu selalu memanggil mereka tanpa alasan yg jelas, Kuroko yg mengetahui niat dan maksud akashi mau tidak mau harus turun tangan.
" akashi kun ..... Berhenti memanggil kami tanpa alasan yg jelas, aku akan memberikanmu nomor furihata kun kalau kau berjanji untuk tidak memanggil kami lagi bila tidak ada keperluan " ucap kuroko yg sudah lelah melihat tingkah laku mantan kaptennya itu.
" deal " balas akashi di sertai senyuman yg tiada hentinya.
' seorang akashi seijuuro yg sedang jatuh cinta itu merepotkan ' pikir kiseki no sedai yg sudah mulai mengerti alasan pertemuan2 tidak jelas ini.
Mungkin hanya dia
Harta yang paling terindah
Di perjalanan hidupku
Sejak derap denyut nadiku
Mungkin hanya dia
Indahnya sangat berbeda
Ku haus merindukannya
YOU ARE READING
Akafuri Challange : Based On Your Favorite Song
FanfictionKetika sebuah lagu dapat mendeskripsikan sebuah cerita Ini sebenernya buat ngerayain akafuri day bulan kemarin, tapi ada satu hal dan yg lainnya jdi gak keburu
