Aku lelah menunggu keputusan dan hasil dari apa yang kukerjakan,aku takut salah,kuharap itu semua benar,semua itu tentang mu,
Tentang ulangan fisika ku yang bagai hukuman mati,yang siap menanti
*AuthorPov's
Hari ini Rara (Keyra),pulang lebih awal dari sekolah tercintanya.
Ia berjalan Sempoyongan menuju parkiran.Sma GARUDA SATYANEGARA JAKARTA, sekolah tercintanya yang berhasil membuatnya mejadi siswa pr....imadona.
Yups dengan muka cantik,bibir merah,tubuh tinggi&putih,mata berwarna cokelat terang,serta rambut lurus namun ikal diujungnya itu membuat dirinya menjadi primadona di sma nya itu.
Hari ini terlihat letih memang bagi seorang Rara,tetapi sebenarnya ia bukan letih karena belajar,ia letih karena seharian penuh ia di omeli oleh Bu Lania "Guru Killer" karena tertidur.di kelas.
Setelah sekian lama akhirnya ia bisa pulang,ia berkhayal tentang tempat tidurnya yang akan ia singgahi dengan nyaman.
Dengan mengantuk,ia menyetir mobil sport bewarna putih mulus itu,sesekali ia terikut dalam dunia mimpinya,namun suara klakson mobil besar mengejutkannya,yang membuatnya kembali fokus menyetir mobil sport kesayangannya itu,jika Rara masih ingin hidup
*KeyraPov's
Dinn....dinn....dinn.....
"Ehh!wah parah gilakkkk!gue nyetir kek orang mabok!sumpah!ahhhh.....fokuss fokusss"celoteh Rara seraya mendengus sebal.
Sumpah demi apapun gue ngantuk banget.
Sesampai nya dirumah,gue cepet-cepet bebersih diri,langsung tidur di sur.....kasur gue dan terlelap sekitar dua ehh tiga jam.
*KeyraPov's End
Tringggggg.........Tringggggg...
Berulang kali tamu ini menekan bel rumah Keyra,namun dari situasi rumah Rara seperti tak ada makhluk hidup.
"Assalammualaikum,Raraaa?"
Tamu yang tak diundang ini mendengus sebal,ia lelah menekan bel rumah ini berkali-kali!
"Yo,Waalaikumsallam,sopo yo?tunggu bentar.."
Itu bik Tinah,pembantu Rumah Rara.Logat jawanya itu kental sekali.
Bik Tinah pun membukakan pintu
"Yo?perlu opo mas?Nyari sopo?nyari bibi yaa?",
melihat ada cowok tampan yang bertamu,keluar lah sifat centil Bik Tinah.
"Nggak kok,saya nyari Keyra,Rara nya ada?"
Gerald berusaha tersenyum seramah mungkin kepada Bik Tinah.
"Ada mas,tunggu bentar yo,tak panggilin dulu,masok dulu mas,duduk"
Bik Tinah pun masuk kedalam,dan memanggil Rara
"Non Rara?bangun Non?itu ada mas-mas yang nyariin,ganteng lho Non?Non Rara?bangun Non"
Ujar Bik Tinah sambil mengetok pintu kamar Keyra yang berwarna ungu itu.
"Hmm...ya bik,tunggu dulu bilangin mas nya,Rara kebawah ntar"
"Oke Non"
Bik Tinah pun melenggang begitu saja dari depan pintu kamar Rara dan beralih ke tamu itu.
"Mau minum opo mas?"
"Ngga usah,gapapa saya ngga haus kok"
"Oh..yo wes,Non Rara bentar lagi turun"
Tepat disaat Bik Tinah berbalik ke dapur rara turun kebawah dan melihat siapa tamunya itu
"Ya?ada apa ya mas?"
Tanya Rara dengan penuh kecurigaan,ia tau bahwa ia pernah kenal dengan orang ini namun ia lupa.
"Woyy Raa!ini guee!Aduhh udah pikun juga lo?Huahahaha,cantik-cantik kok pikun sih"
"Ehh..lo itu..ohiya Gerald Arasatya Putra Mahesa kan?
Lo alumni SMP MUTIARA BANGSA kan?oh eloo...ngapain ke sini?"
Rara merasakan ada sesuatu yang akan terjadi,tapi entahlah hanya sebuah firasat
"Yaelahh...lo baru inget?atau emang sengaja lo lupain?Gue kesini mau ngundang lo ke acara Reuni kelas kita,yang bakal di adain di puncak,lo ikut kan?"
Alis gerald yang tebal itu dinaik turunkan
"Tauk ahh!males kepuncak!pasti banyak cowok genit disana!ga mau ahh gue jijik!lo aja sama anak-anak.Gue mah enggak!"
"Yahhh Ra,masa lo ngga ikut sih?kan ga seru!yaudah kita pindahin aja lokasinya,gimana?kita reuni aja di rumah lo?oke?rumah lo pasti ada taman belakang kan?"
"Yaudah deh iya-iya bawel!bacot lu keleceran noh!ya adalah kalo taman belakang,lo kira rumah segede ini cuma tempelan apa?"
"Iya-iya cantik,ga usah marah jugaa"
"Genit lo!ga suka gue!,udah-udah pulang lo!"
Tanpa Ba-Bi-Bu lagi Rara mendorong Gerald secara paksa dari rumahnya.
"Pegi lo!Cukup hari minggu aja ketemu disini!Dasar Ganjen!"
"Wuihhh sadis lo Neng,demen makan aspal lo yak?gilak garing ehh garang bener lo!.yaudah assalammualaikum"
"Waalaikumsallam!"
Dengan keras Rara membanting pintu rumahnya tanpa sedikitpun melirik ke arah Gerald yang menurutnya genit itu.
Siapa yang tau kalo dia akan berbuat macam-macam dengannya!Rara harus antisipasi buat hari minggu,siapa tau teman alumni nya genit!
------------------------------------------------------
Haiiiiii haiiiiiii haiiii
Maafin kalo banyak typo:v
Panjang ga guys?
Acak adul ga guys?
Bagus ga guys?
Please vote+coment
Jangan jadi silent readers yaaa
Bye readers cetarzzz:*
YOU ARE READING
Without You I Can
Teen FictionSeorang Rara,gadis polos bermuka cantik namun terkenal kasar ini yang harus mengalami kebimbangan ketika bertemu dua pria dari masa lalunya yang kini ingin bercinta dengan dirinya,disaat dirinya ingin berubah 180°,lebih baik. Bagaikan putri yang dip...
