Prolog

5.6K 205 5
                                        

   Cinta suatu hal yang mungkin sulit untuk kembali kupercaya. Hati yang tadinya begitu mencintai, kini berubah menjadi benci meski sedikit terbesit rasa rindu. Akibat cinta semuanya menjadi hancur masa depan dan harga diri, kini hancur berantakan. Sebenarnya bukan cinta yang salah, tapi cara melabuhkannya yang salah.

Aku menyesali diriku yang begitu bodoh yang terbuai hanya dengan kata-kata cinta yang begitu palsu, tanggung jawab yang dia janjikan nyatanya hanya rayuan semata. Kini semua begitu hancur dan tak lagi berarti, harga diriku kini tergadaikan hanya karena sebuah cinta. Penyesalanku kini tiada lagi berarti, semua tak akan bisa berubah dan kembali seperti dulu lagi.

Aku pasti bertanggung jawab, kamu jangan khawatir

Kata-kata itu terus berputar-putar dikepalaku, katanya dia akan bertanggung jawab tapi nyatanya dia pergi tanpa kabar. Dia pergi tanpa meninggalkan jejak, dia hilang begitu saja. Kata-katanya itu hanya dijadikan sebagai obat penenang, agar aku tak mengamuk dan mencabik-cabik tubuhnya.

Kamu jangan pernah menyesali apa yang terjadi, ini bukti cintaku padamu.

Jangan menyesali? Bukti cinta?! Apa dia bodoh mengatakan hal itu. Seandainya malam itu aku tak pergi kepesta itu, mungkin hal yang tak diinginkan tak akan terjadi. Mungkin sekarang aku masih kuliah, tapi pada nyatanya masa depan dan harga diriku sudah hancur tergadaikan.

Lusa nanti aku datang kerumahmu, untuk memintamu menjadi istriku.

Pada nyatanya dua minggu telah berlalu tak ada tanda-tanda dia datang, bahkan kini hasil dari perbuatannya sudah hadir didalam rahimku. Aku tak membenci dia yang hadir dalam keadaan seperti ini, ini juga bukan kesalahannya. Ini adalah kesalahanku dan laki-laki brengsek itu.    

🐵🐵
I'm comeback !




YOU(REVISI)Where stories live. Discover now