La la la♪♪♪ me gustas tu♪♪♪ ona na na na na na♪♪♪
Kata seorang yang sedang berada di ruangan yang dikelilingi kaca sambil menyanyi dan juga menari
Dia hanya memakai celana pendek hitam diatas setengah paha yang mengekspos kaki jenjangnya yang mulus, kaos merah tanpa lengan dan sepasang sepatu kets putih. Matanya yang berwarna coklat terang, rambut pirang panjang yang diikat portaly, dan bibirnya yang tipis dan berwarna semerah buah delima yang menambah kesan tersendiri buatnya dan ditambah lagi dengan gerakan gerakannya yang begitu lentur sehingga dapat menyesuaikan dengan lagu milik Gfriend : me gastas tu dengan benar
Ketika sedang asik menari dia tiba tiba dihentikan dengan teriakan yang memanggil namanya
"CATHRRRRIIIIIN, MAKANANNYA SUDAH SIAPA NIH...."
"IYAAA"
Oh ya sebelumnya perkanalkan namaku "Catherin Fariona, atau bisa dipanggil Cathrin/Fiona tapi biasanya orang terdekatku akan memanggilku Cath. Aku berumur 17 belas tahun dan sekarang berada di kelas 11, aku bersekilah di Academy Frodi Word Ace atau di singkat FWA. Aku begitu suka menari seperti dance, bermain basket, pedang, panah dan semua alat musik dan bahkan aku bisa menguasai itu semua dengan cepat. Tapi ketika di sekolah aku merubah semua fashionku menjadi biasa dan poni yang menutupi sebelah mataku yang membuatku diremehkan tapi tidak sampai bully karna aku bukan menjadi nerd. Tapi aku bukan dari keluarga ini, Aku tinggal bersama Paman dan Bibi yang sebenarnya bukan siapa - siapaku, tapi aku menganggap mereka keluargaku karena mereka yang merawatku, kami tinggal di mansionnya yang terawat dengan indah, dan aku mengetahui itu semua ketika berumur 5 tahun
Ketika itu aku di suruh keruang tamu karna ada yang ingin disampaikan kepadaku, aku yang masih kecil pun hanya menurut. Sesampainya di sana aku di beri tahu semuanya tentang yang keluarga ku vampirlah tentang di mensilah yang cukup membuatku pusing dan tidak percaya. Karna aku tidak percaya akhirnya aku di beri penjelasan lebih seperti tombak yang terbuat dari kumpulan darah dan cukup membuatku harus menerima kenyataan pahit itu. Tapi yang membuatku pusing adalah ketika bulan purnama di mana aku harus di kurung karna masih belum terbiasa, tapi itu sudah lewat sekarang aku bisa mengatasinya karna salah satu contohnya aku tidak meminum darah dan aku bisa mengontrol diri ketika melihat darah
Back to topik
Aku yang sudah berada diruang makanpun langsung duduk dan mulai memakan roti bakar selai kacang yang di siapkan
"Bibi bisa kah kau membantuku besok untuk bangun lebih cepat, aku sedang ingin cepat - cepat datang ke sekolah, ya.. Please"
"Ya baiklah, tapi kau juga harus berusaha untuk bisa dibangunkan"
"Hahaha... baiklah kalo begitu selamat malam, aku mau tidur dulu"
"Ya ya, good night Cath"
"Good Night juga"
••••••
"Catherin bangunnn... ini sudah jam 05.30, katanya mau cepat"
"Ahh, iya bi" kataku yang langsung masuk ke kamar mandi dengan ogah - ogahan
Setelahnya aku langsung memakai pakaianku dan langsung melihat pantulan diriku di cermin untuk mengecek kalo ada yang kurang. Rok kotak kotak merah hitam 5 cm diatas lutut tapi sebenarnya 10 cm diatas lutut,kaos kaki putih dibawah lutut, sepatu kets hitam putih, lalu kemeja putih yang dilapisi blazer merah yang agak kebesaran dan tidak ku kancing dan memperlihatkan dasi hitamku. Tapi masih ada yang ganjal akupun langsung mengikat rambitku dan kugulungnya agak berantakan, setelahnya aku menarik kembali poni panjangku yang berada di sebelah kanan dan karna itu mata kananku sukses tertutupi poninya. Kata orang - orang aku itu hampir menyamai nerd bahkan ada yang sudah bilang aku nerd yang kadang membuatku di jadikan bahan tertawaan
