Chapter 1

22 3 2
                                        

Keisha menatap jengah sahabatnya yang sedang menebar pesona kepada siswi-siswi di sekolahnya, semua mata tertuju kepada sang sahabat dan tak jarang Keisha mendengar teriakan-teriakan yang memuja sahabat tampannya itu.

“Adrian ayo cepat sebentar lagi masuk, lo mau kita telat dan di hukum Pak Budi?” entah sudah berapa kali Keisha berteriak agar Adrian berhenti menggoda para siswi di sana.

“Iya..iya ayo kita masuk.” Adrian berjalan dengan merangkul Keisha, dimana perlakuannya membuat para siswi di SMA Merpati berbisik-bisik.

Ih enak banget sih jadi Keisha, bisa dekat-dekat Adrian. Gue juga mau dong di rangkul sama seorang Adrian Dirgantara.”

“Sok cantik banget deh si Keisha, dia itu gak pantas jadi sahabatnya Adrian. Secara Adrian kan most wanted banget di sekolah ini.”

"Iya bener tuh."

Bisikan-bisikan itu tak mereka hiraukan, mereka tetap berjalan menelusuri koridor agar dapat sampai kelas dengan cepat, karena sebentar lagi bel masuk berbunyi.


#Skipp 》》

Bel istirahat berbunyi, semua murid berhamburan keluar kelas setelah berjam-jam bertempur dengan rumus-rumus fisika.

Adrian berjalan dengan gaya cool nya menuju kelas Keisha, ya Adrian dan Keisha tidak satu kelas. Adrian di kelas IPS dan Keisha di kelas IPA, itu karena Adrian paling benci yang namanya rumus-rumus, karena bagi Adrian anak IPA itu sok sibuk dan gengsi nya tinggi karena tidak ingin memilih jurusan IPS, padahal lihat saja nanti pas masuk kuliah, pasti banting setir ke jurusan IPS.
Di tengah perjalanan menuju kelas Keisha tiba-tiba.

Brukk

"Aw"

"Eh maaf gue gak sengaja, lo gak apa-apa kan?" Adrian mengulurkan tangannya berniat membantu gadis yang ia tabrak.

Gadis tadi pun mendongakan kepalanya dan tersenyum serta membalas uluran tangan Adrian.

"Eh iya gak apa-apa kok, ini juga salah gue karena jalan gak liat kanan kiri" gadis itu menatap mata onyx Adrian dengan pandangan kagum.

"Oh iya nama gue Adrian Dirgantara, kalau kepanjangan lo bisa panggil gue sayang hehehe" Adrian terkekeh dengan kata-kata yang keluar dari mulutnya sendiri.

"Hai Adri salam kenal, nama gue Din..." sebelum Dinda menyelesaikan sesi perkenalannya, dari arah belakang Keisha berteriak memanggil Adrian.

"Woy Adri, gue nunggu lo di kelas sampe bulukan eh lo malah berdiri kayak patung disini" Keisha berteriak tanpa melihat Dinda yang berdiri disamping dirinya.

"Eh mulut mercon, bisa gak sih tuh volume suara lo di kecilin. Gak malu apa ada orang di samping lo" Adrian menoyor kepala Keisha karena kedatangannya merusak sesi perkenalannya dengan gadis cantik di hadapannya.

Keisha pun menengok kesamping dan melihat Dinda yang tersenyum kearahnya.

"Gila nih cewek senyumnya manis banget, gula aja kalah sama senyumannya. Jangan-jangan ini cewek bukan manusia tapi bidadari" batin Adrian sambil senyum-senyum karena pikiran konyolnya.

"Eh Dinda, kok lo bisa sama si kampret Adri" Keisha menyapa Dinda yang malah membuat Adrian mendengus karena di bilang kampret di depan Dinda.

"Iya Kei tadi gue gak sengaja nabrak Adri, oh iya gue duluan ya" Dinda pun berlalu dari hadapan Keisha dan Adrian.




#TBC

New story karena yang pertama belum ada inspirasi lagi. Dan karena zaman sekarang lagi ngetren sama sahabat jadi cinta dan cinta segi tiga, tiba-tiba gue kepikiran bikin story ini, semoga pada suka ya.

Jangan lupa Vote and Coment ya 😊

Cinta Dan RahasiaWhere stories live. Discover now