We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

The Dice of Beatrice (G)

34 5 8
                                        

Prolog

Pada suatu masa, entah masa lalu, masa kini atau pun masa depan. Aku pasti akan lahir. Menjadi anak normal yang tak bisa di katakan normal juga sih.

Bukan karena aku akan lahir menjadi pahlawan super. Bukan pula karena aku akan lahir dengan kebutuhan atau pun kemampuan khusus.

Yang jelas, saat aku terlahir nanti. Akan ada hal janggal yang terjadi di dunia.
Dan tentu saja, aku adalah pemeran utama cerita ini :))

***

Bagian 1

Akhirnya aku dilahirkan ke dunia yang mengerikan ini. Namaku Beatrice Jordan dan aku sangat jelek!

"BJ itu bukan Beatrice Jordan! Tapi Babi Jelek! Itu lebih cocok untukmu!"

Kata teman sekelasku dulu, dan tentu saja gelak tawa langsung menggema di seluruh ruangan.

Aku sungguh jauh dari kata cantik. Tubuhku mekar dan pendek. Tinggiku hanya 150cm dengan berat 96kg. Gigiku berantakan, sampai-sampai kawat gigi pun tak bisa membantu. Aku juga menggunakan kaca mata tebal yg bertengger manis di hidungku.
Maka dari itu, tak heran jika aku diasingkan oleh dunia.

Tapi aku mempunyai satu orang teman, Chloe namanya.
Dia sangat cantik, berbeda jauh dengan tampangku yang jelek ini.

Rambutnya hitam panjang, terurai sampai pinggang. Kulitnya putih bersih bagaikan peri.
Jika kami sedang bersama, kami akan terlihat seperti tuan putri dan jongosnya*nya.

Jongos; Kosa kata kasar untuk pembantu.

Aku bertemu dengan Chloe saat masa orientasi siswa.

Aku selalu memandangnya dari jauh dan aku selalu mengaguminya.
Kami menjadi dekat karena dia pernah membelaku saat aku di ejek oleh anak-anak lelaki di kelas.

Dan dia semakin terlihat berkilauan di mataku.

Chloe selalu bilang "Semua wanita itu cantik, Bea. Jika mereka masih memandangmu jelek, itu berarti mereka belum melihat sisi cantikmu."

Kata-kata itu memang manis di dengar.
Tapi yaaaaa terserah kau, Chloe ..
Orang cantik mah bebas! :(

*****

Bagian 2

Saat ini aku duduk di kelas 1 SMA. Ya kalian mengertilah romansa-romansa awal masuk sekolah.
Aku juga wanita biasa yg bisa jatuh cinta pada kakak kelas.

Ya aku juga mengalami masa-masa itu. Aku terus mengagumi kakak kelasku yang bernama Issa. Dengan perawaka jangkung kekar dan dada bidangnya itu membuat Issa semakin mempesona di mataku. Matanya berwarna Hazel senada dengan rambutnya yang jabrik unik tak tertata rapi. Tapi itulah ciri khas Issa, rambut Hazel yang berantakan :)

Aku selalu memperhatikannya, hingga aku sampai pada tahap di mana aku mulai mencintainya.

Ya ampun! Sungguh deh, kalian pasti berpikir bahwa seleraku tinggi bukan?
Ya memang! Aku adalah orang sinting yang berani-beraninya menaruh perasaan pada senior yang populer.
Tapi ayolah ~ siapa juga yang tidak tertarik pada senior yang tampan?

Pada saat memasuki smester genap, dengan PD-(Percaya Diri)-nya aku menyatakan cintaku pada Issa.
Dan kalian tahu apa jawabannya?
YA! TENTU SAJA AKU DI TOLAK!
Belum puas dengan itu dia pun memakiku!

"Hah?! Yang benar saja babi sepertimu berharap jadi pacarku?" Katanya sambil tersenyum sinis. Dan bodohnya aku menyukai senyum itu :(

"Jangan kan menerima cintamu, melihat wajahmu saja aku tak sudi! Ternyata seekor babi juga punya harapan yang tinggi ya .."

A Cups Story of YoungStories to obsess over. Discover now