PROLOG

7 1 0
                                        

Dan suatu saat nanti semua akan mengerti tentang apa yang aku rasakan. - D R E A M




12 Desember 2016
01.00 AM, California

"Darimana kamu Noa ? kenapa baru pulang"

Seorang gadis remaja yang melangkahkan kakinya menaiki tangga itu berhenti, membalikkan badannya pada seseorang yang menegurnya.

"Sial, kapan papa pulang?" Tanya nya dalam hati. Raut wajahnya dibuat setenang mungkin mencoba mengelabui lelaki yang dipanggilnya papa.

"Abis jalan sama temen"

Lelaki paruhbaya yang masih terlihat gagah itu berjalan mendekati anak semata wayangnya. "Kamu cewek Noa, gak baik pulang larut. Besok sekolah kan?" Noa diam, hanya mendengarkan.

"Cepet tidur ya biar besok gak telat"

"Iya pa. Noa ke kamar dulu" pamitnya sembari melanjutkan langkahnya menaiki tangga menuju kamarnya di lantai dua.

Sebelumnya perkenalkan pemeran utama pada cerita ini, Ananda Noa Ralinsya seorang gadis remaja berusia tujuh belas tahun yang memiliki paras cantik. Anak dari seorang Hendrawan Ralinsya, pengusaha tambang terkenal di Indonesia. Bisa dibilang kehidupan Noa adalah kehidupan idaman gadis-gadis diluaran sana, cantik, kaya, dan terkenal. Namun bagi Noa kekayaannya tidak bisa membeli kebahagiaan keluarganya, Noa adalah anak piatu ibunya meninggal karena kecelakaan dan sekarang ayahnya telah menikah lagi dengan saudara kandung ibunya --atau bisa disebut tante Noa sendiri--


☘️☘️☘️

A. Noa Ralinsya
Morning van, gue ada kabar baik. Coba tebak ?

Realvan Putra D.
Morning ra, apa ? Kulit durian kini ada ekstraknya ya ?


Alvan terkekeh membaca ulang balasan yang ia kirimkan. Sesekali kembali melihat benda persegi panjang di genggamannya mengecek apakah ada pesan yang kembali masuk, sampai pada akhirnya ketukan di pintu mengalihkan perhatian Alvan. Alvan bangkit membuka kan pintu kamarnya, ia lupa semalam mengunci pintu kamarnya karna tidurnya di ganggu oleh adik nya yang mengesalkan.

"Udah bangun van?" Tanya Renata sesaat setelah Alvan membuka pintu kamarnya.
"Mama kira kamu ngebo. Udah sholat subuh ?"

"Udah ma, tadi bangun jam 4 abis itu tidur lagi bentar . Ini mau mandi nanti Alvan ada ulangan di sekolah"

"Mou berangkat bareng Pak Iman ya hari ini" Sambung Alvan

Renata -Ibu Alvan- tersenyum mengangguk menanggapi ucapan Alvan.
"Yaudah, nanti mama bilangin Mou, jangan lupa sarapan van"

Alvan mengangguk, menatap punggung mamanya yang sudah berbalik. Kembali menutup pintu kemudian menarik handuk yang tersampir di belakang pintu. Alvan hendak pergi mandi hingga akhirnya notifikasi pesan kembali di dengar Alvan

A. Noa Ralinsya
Garing van, minggu depan gue pindah lg ke Indo. See ya

Alvan mengerjapkan matanya beberapa kali lalu senyuman manis terbit di bibir Alvan pagi ini.

Realvan Putra D.
Waiting mode on. See you soon.
Gue mau mandi dulu. Ily <3

☘️☘️☘️☘️

Seperti senin pada umumnya, SMA Nusantara pagi ini mengadakan upacara, setengah jam upacara berlangsung banyak murid yang mulai merasakan panasnya terik matahari.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Aug 02, 2021 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

D R E A MWhere stories live. Discover now