Always With You

5.1K 216 40
                                        

A/n: Dicerita ini Naruto dan Hinata adalah sepasang Suami-Istri yang tinggal bersama dalam 1 Apartemen milik Naruto dan maaf jika carita ini banyak typo, so hope u like it
.
.
Enjoy

Hujan turun deras membasahi kota Tokyo dimalam hari, Orang-orang pun berteduh dan mencari kehangatan tak terkecuali dua pasangan yang sedang tidur bersama di kasur king size milik mereka -tepatnya milik Naruto. Mereka -Naruto dan Hinata- kini sedang berada di Apartemen mewah milik Naruto.

Dibawah selimut tebal itu, Hinata hanya memakai lingerie rok hitam berbahan tipis sedangkan Naruto hanya memakai celana panjang dan kaos tanpa lengan yang memperlihatkan otot lengannya dan bahu tegapnya.

JDEER

Suara petir yang keras membangunkan Hinata dari tidur nyenyaknya, Ia melihat jam yang menunjukan pukul 2.45 malam.

"Naruto-kun.." Suara merdu yang keluar dari bibir mungil itu tak terdengar sama sekali oleh indra pendengaran milik pria yang ia panggil Naruto itu.

"Ung Naruto-kun.." Hinata menggoyangkan sedikit bahu tegap milik suaminya, dan alhasil Naruto membuka kelopak matanya dan mata sapir blue itu menatap wajah cantik Istrinya yang terlihat ketakutan.

"Mmn? Ada apa, cantik?" Suara Naruto terdengar parau khas bangun tidur. Naruto mengelus lembut rambut halus milik Hinata.

"Hime takut.. Hime tidak bisa tidur lagi gara-gara suara petir. Naru temani Hime sampai Hime bobo, ya.." ucapnya sambil mempoutkan bibir pink Cherry. Naruto pun menganggukan kepalanya dan duduk bersandar pada kepala kasur.

"Yeyyy.." Hinata yang senang Naruto mengiyakan tawarannya pun langsung memeluk pinggang Suaminya dan menenggelamkan wajahnya di perut Naruto yang sudah terbentuk ABS itu.

"Awas nanti malah makin kebawah." Goda Naruto dan sukses membuat Hinata mendongakan kepalanya melihat wajah tampan Suaminya.

"Ihh~ Hime gak semesum itu tau." Hinata memukul pelan perut suaminya dan Oh jangan lupakan pipinya yang sekarang seperti tomat.
Naruto terkekeh dan ia pun segera menggendong tubuh mungil Hinata dan mendudukinya dipangkuannya.

"Hime.."

"Um? Ada apa Naru~?"

Tangan besar itu memeluk tubuh ramping dan molek milik Hinata. Jari-jari lentik Hinata mengelus pipi tan -yang terdapat 3 garis- itu lembut, sesekali jari telunjuknya membuat pola abstrak di 3 garis pipi Naruto.

"Kau ingat saat pertama kali kita bertemu?" Ucap Naruto sambil mengecupi pipi tambam itu lalu turun keleher Hinata.

"A-aaa.. itu.." Hinata gugup dan pipinya kembali merah, ia mengingat saat dirinya masih menjadi Umbrella Girl diarea balap mobil di Konoha Split Second. Saat ia menjadi Umbrella Girl yang paling di kagumi oleh para pembalap pria, tak terkecuali Naruto -siMantan pembalap.

"Eyy.. ada yang sedang mengingat masa lalu heum?" Ucap Naruto sambil menoel hidung Hinata.

"Hihihi kau tau saja.." Hinata tertawa pelan sambil menunjukan gigi putih dan eyesmile nya yang membuatnya semakin manis sekaligus cantik di mata Naruto, Lalu ia mengambil tangan kanan Naruto yang dibalut perban lalu mencium jari-jari tangan milik suaminya tersebut.

"Tangan yang dibalut perban ini.. begitu banyak menyimpan kenangan.. Apa Naru mengingatnya?" Ucap Hinata dengan wajah yang polos, Naruto mengangguk dan mencium bibir istrinya sekilas.

"Kenangan pahit dan manis akan teringat saat melihat tanganku ini, Hime." Naruto menciumi dagu istrinya dan tak lama terdengar isakan yang lolos dari bibir istrinya -Hinata.

"Hiks..Hiks.. Naru.. Hiks" tangisan pilu itu terdengar dan Naruto pun melihat wajah istrinya dan menghapus air mata yang lolos dari matanya.

"Kenapa menangis, sayang? Jangan menangis,ya?" Naruto mengecup kening Hinata dan memeluknya erat.

"Tidak ada yang perlu kau ingat lagi sayang.." bisik Naruto mesra di telinga Hinata, lalu Hinata mengangguk dan menenggelamkan wajahnya bahu tegap suaminya dan memeluk leher suaminya.

"Sekarang kita tidur eum? Aku akan selalu disini menjagamu, Hime." Naruto pun membaringkan tubuh mungil Hinata dikasur dan ia pun memposisikan tubuhnya disamping tubuh istrinya. Ia mengecup sayang bibir pink Cherry Hinata dan menyelimutkannya.

"Naru.. nyanyikan lagu untuk, Hime.." pinta Hinata manja sambil memeluk lagi pinggang Naruto.

"Tidak." Jawaban singkat yang hanya Hinata dapat dari bibir merah kecoklatan itu.

"Hump." Hinata mengembungkan pipinya dan menatap Naruto sebal. "Nyanyikan satu lagu untuk, Hime~" lalu Hinata mengeluarkan jurus andalannya, Puppy Eyes.

Naruto lalu menutup mata Hinata yang sedang memelas itu dan mengecup kembali bibir mungil itu.

"Tidak. Kembali tidur atau ku buat kau tidak bisa jalan besok." Tangan yang tadi menutup mata Hinata kini pindah untuk memeluk pinggang ramping istrinya dan turun untuk meremas pantat kenyal itu.

"Aaa.. jangan.. Hime mengantuk, Naru~" Tangan Hinata pun memegang tangan Naruto yang masih setia meremas pantatnya.

"Tidak mau eum?" Lalu Hinata pun menggeleng.

"Be-besok saja, ya~" mendengar kalimat itu Naruto seakan mendapat lampu hijau.

"Kupegang janjimu, sayang." Naruto kengecup dan sesekali menggigit bibir pink Cherry itu.

"Ung Naru.. hime bilang besok!" Hinata menutup bibir Naruto menggunakan tangannya untuk memberhentikan aksinya, bukannya berhenti, Naruto malah semakin memajukan wajahnya kewajah Hinata.

"Iih.. Naru~" Lalu Hinata mengubah tangannya yang sedaritadi menutup bibir Naruto kini mengapit kedua pipi itu dan sekarang bibir Naruto terlihat seperti.. paruh Bebek

"Kissuuu~" ucap Naruto

"Ahahaha Naruto-kun wajahmu lucu." Hinata yang gemas dengan wajah Naruto yang terlihat seperti Bebek akhirnya mengalah dan mencium bibir suaminya itu, ia memeluk leher suaminya dan lumat lembut penuh cinta bibir suaminya tersebut. Naruto pun tersenyum kecil dan membalas lumatan itu dengan lembut dan sesekali menjilat dan menggigit bibir istrinya karna gemas.

"Aishiteru, Hime.."

"Ung.. Aishi- ah! Ah Naru!"

END?
Wkwkwk gimana sama fict pertama saya di wattpad? XD
Mau minta pendapat dong, kalau yang penasaran Naru kenapa bisa tangannya diperban di fict ini (difict ini loh ya bukan film Narutonya, kalau difilm juga kalian pasti tau itu sehabis perang tangannya putus 😂) ini cerita bakal di lanjut, so em saya cuman butuh suport dari kalian dan semoga kalian suka, saya harap banyak yang vote & komen fict saya. Thx u

Always With YouWhere stories live. Discover now