Hyeri pov
Gadis yang selalu di hina oleh teman sekelasnya, tapi ia tetap sabar. Ya... gadis itu adalah aku, kadang aku merasa kapan aku bisa bahagia?.
Untuk di cintai seseorang pun aku tak pernah mendapatkannya.
Hanya diri ku yang selalu berharap agar dia bisa menerima ku apa adanya.
Mereka hanya tidak tau sebenarnya siapa aku, dan tak mengetahui fakta tentang aku adalah adik Park Jimin yang terkenal di sekolah ini.
Aku beruntung ada sahabat di sisi ku selama 10 tahun, Jung Yora. Yora adalah sahabat ku dari kami masih duduk di taman kanak-kanak. Walau kami pernah berkelahi, namun persahabatan kami akan kembali lagi. Dan aku juga memiliki sosok teman yang selalu ada saat berada dalam kelas yaitu Enjung dan Yerim.
Mereka sudah seperti sahabat ku juga namun kami baru kenal 1 tahun, saat itu aku sekelas dengan mereka saat kelas 6 sd,
Ya kini aku baru duduk di bangku kelas 1 dan aku pisah kelas kembali dengan Yora.
~~~
Hari ini hari pertama ku masuk sekolah semester akhir, dan sialnya aku ke siangan. Aku bergegas ke kamar mandi, kemudian langsung memakai seragam ku.
Sesampainya di sekolah ternyata semua sudah berbaris di lapangan. Aku langsung berlari masuk barisan.
"Untung tidak di hukum" gerutu ku pada diri sendiri.
"Kau kenapa terlambat di hari pertama sekolah?" omel Enjung.
"Bunda tak ada di rumah, jadi tak ada yang membangunkan ku" ucap ku dengan muka tanpa bersalah.
"Kak Jimin ngga membangunkan mu?" tanya Enjung dan aku balas dengan gelengan.
"Memang kau mimpi apa hah jadi bisa kesiangan? Ngga biasanya kau kesiangan, kau selalu datang pagi-pagi sekali" Yerim tak kalah sama dengan Enjung yang juga ikut-ikutan menghakimi ku.
"Aku ngga bermimpi apa pun" ucap ku membela diri sendiri. Dan kami pun saling diam membisu.
"Anak-anak sekarang kalian boleh masuk kelas masing-masing" ucap Kim saem dan semua murid langsung berlarian menuju kelas.
~~~
Suasana kelas begitu ribut seperti pasar malam. Padahal di beri waktu libur cuma dua minggu, tapi mereka seperti 1 tahun tak bertemu.
"Aishh... ini hanya membuat ku bosan" aku mengumpat pada diri sendiri.
Dari pada aku hanya diam di bangku ku lebih baik aku membaca.
Membaca adalah kebiasaan baru ku, selama libur aku selalu sibuk membaca cerita yang ada dalam handphone ku.
"Yak! Kau tau Mark di hari pertama masuk dia sudah membuat onar!" marah Enjung pada ku.
"Kenapa kau marahnya pada ku? Toh yang salah dia, bukan aku! Memang dia berbuat onar apa?" ucap ku sedikit emosi, namun ada rasa penasaran di benak ku apa yang telah ia perbuat.
"Pagi-pagi ia sudah membuat ku emosi, dia selalu saja menghina ku bahkan kaki ku di tendangnya" oceh Enjung dan hanya ku balas dengan senyuman kecil.
"Hanya itu? Aku kira dia sudah berbuat onar dengan yang lain. Itu sudah biasa aku pun pernah merasakannya, itu memang sikapnya terhadap wanita yang tak disukai olehnya. Aku sudah kebal terhadap itu." jelas ku karna pusing, mereka selalu mengadu terhadap ku apa yang ia lakukan dengan mereka berdua.
Ahh aku lupa memberi tau siapa Mark itu, Mark adalah orang yang selama ini aku cintai. Dia tau bahwa aku mencintainya dan lebih parahnya dia malah menjauhi ku. Jujur aku sangat sakit hati saat dia mulai menjauh, dia sangat berbeda sekarang dari Mark yang dulu ku kenal sewaktu kelas 6 dulu.
Enjung dan Yerim binggung mengapa aku masih saja mencintainya walau dia lebih sering menyakiti aku, bahkan sahabat ku meminta ku untuk melupakannya. Tapi hati selalu saja menolak untuk melaku kan hal itu, tak ada yang bisa menggantikan nya.
YOU ARE READING
Promise Forever
FanfictionSeorang gadis yang bernama Park Hyeri tergila-gila dengan sosok laki-laki dingin dan keras kepala, Mark Tuan. Namun, cintanya tak pernah terbalas. "Entah mengapa aku tak bisa melupakannya"- Hyeri "Maafkan aku yang selalu menyia-nyiakan cinta tulus m...
