Prolog

5 2 0
                                        

"Kenapa lo suka banget sama kembang api?" Tanya pemuda itu yang masih menatap lurus ke arah kembang api.

"Kenapa ya? Menurut gue nih, kembang api itu sama kayak cinta." Jawab gadis itu tersenyum penuh arti.

Jawaban tersebut membuat pemuda itu menoleh menatap gadis yang duduk disampingnya. Dengan tatapan bingungnya dia bertanya. "Kok bisa?"

"Coba lo perhatiin deh, kembang api itu hadir dengan penuh kejutan dan membawa berbagai macam warna indah. Sama seperti cinta saat datang, penuh kejutan dibalik itu dan membawa warna baru dalam hidup. Saat kembang api itu mulai menghilang, meninggalkanrasa takjub bagi yang melihat. Sama saat cinta mulai menghilang, itu akan meninggalkan makna tersendiri bagi setiap orang yang mengalaminya." Jelas gadis itu panjang. Matanya sedikit berair karena menahan air matanya.

" Kalau gitu, menurut lo kenapa cinta bisa hilang?" Tanya pemuda itu masih dengan ekspresi yang sama.

"Bukan hilang sih, lebih tepatnya tidak ingin dirasakan atau dilanjutkan lagi. Mungkin karena orang itu sudah lelah memperjuangkan cintanya lagi atau dia sudah kecewa pada orang yang dia cintai. Dari situ, kita bisa belajar arti perpisahan." Jawab gadis itu.

"Perpisahan?" Gumam pemuda itu.

Senyuman pahit terukir di wajah gadis manis itu. Dia berusaha menenangkan dirinya untuk tidak menangis dihadapan pemuda ini.

"Karena menurut gue, cinta itu gak selamanya indah." Tambah gadis itu lalu mulai beranjak dari tempatnya. Meninggalkan pemuda itu, yang masih tetap menatap punggung gadis itu menjauh.

---

Hai!

Ga nyambung ya? atau aneh? 

Ada saran?

Leave comment + vote ya

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 29, 2016 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

FireworksTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang