"Setelah menjalani kekosongan hati dalam waktu yang lama, aku menemukan seseorang yang mendobrak pintu hatiku."
Aku melihat sebuah nama yang familiar, Samudra. Nama itu tertera di broadcast kenalanku, Reyhan. Tanpa pikir panjang, ku tekan pin BB nya lalu ku invite. Entah mengapa, nama itu begitu bagus untukku. Begitu istimewa, dan terasa ganjal. Aku pernah melewati beberapa gang di tepi jalan yang namanya hampir mirip dengan nama Dia yang entah mengapa hal itu terus mengusikku.
Tak butuh waktu lama untuk dikonfirmasi olehnya. Aku tak memulai chat dengannya walau aku ingin, tapi tentu akan aneh. Aku menunggu momen yang tepat. Beberapa hari setelahnya, dia membuat sebuah status yang menarik perhatianku.
"Dapat gantungan Gintama dari kakak :D thx sisterr"
Aku membalas statusnya lalu berkata "boleh dong kuminta. Kubayar, deh."
"Berapa?" Katanya.
"10 ribu. Oke?"
"Kakakku beli satunya 15ribu."
"Cincailahh" bujukku
"Minta sama kakakku." Huuuhhh cuek amat
"Kakakmu beli di matsuri (festival) atau lewat online?" Tanyaku
"Di matsuri". Balasnya
"Padahal pengen ikut ke matsuri, tapi gak punya uang." Dia melanjutkan.
Yah, HTM matsuri atau festival jejepangan kala itu masih cukup mewah. Pasti akan menimbang-nimbang mau pergi atau tidak.
Tapi aneh, padahal aku tidak tanya dia datang ke Matsuri atau tidak. Tapi kurasa dengan begini pendekatanku semakin lancar.
"Sama, aku juga nggak pergi. Jadi, kakakmu pergi sendiri?" Tanyaku melanjutkan obrolan
"Dia pergi sama temannya."
"Ohh.." jawabku
Sejam berlalu, dia mengganti Display Picture BB nya. Pada foto tersebut, di sebelah kiri terdapat adiknya yang paling kecil, di tengahnya Samudra, di samping kanannya kakak Samudra. Dia menggunakan kacamata. Entah itu kacamata asli untuk minus atau bukan, tapi yang kutahu matanya tak bermasalah.
Aku petikan DP nya, lalu berkata "Biar kutebak, pasti kau yang ditengah."
"Yaiyalah, kau kira aku perempuan :'(" Balasnya.
"Hahaha, maaf maaf."
"Baka (bodoh)".
"Kejamm TT_TT " Kataku.
"Nakanai ."
"Apa artinya?" Tanyaku
"Jangan menangis."
Sampai saat ini, kata "nakanai" darinya selalu kuingat.
Setelah percakapan kecil itu selesai, aku mengganti foto profilku yang sedang bersama Elis, teman sebangku dari kelas 7. Tak butuh waktu lama, Samudra mengutipnya! Padahal aku tak bermaksud menarik perhatiannya.
"Kamu yang mana?" Tanya Sam
"Yang di kiri."
"Btw, kamu dari kelas mana?"
"9E."
Wahh... rasanya seperti.. asudahlah tapi intinya perasaanku saat ini senang sekali, apakah ini sebuah permulaan yang cukup baik? Kuharap hal seperti ini akan terus berlanjut.
Setelah waktu Maghrib terlewati, aku mengganti lagi foto profilku. Gambar itu menunjukkan animasi cewek yang menunjuk ke arah sang cowok dengan kalimat "i love you". Apa aku terlalu terbawa perasaan sehingga aku jadi agak terang-terangan begini?
Dan yang membuatku terkejut adalah... Samudra membuat status baru. Begini isinya:
" I .... You Too"
Tunggu dulu. Titik itu ada 4, apakah itu Love?
Aku pun membuat status baru yang sebenarnya kutujukan untuknya.
"Hontou ni?" (Benarkah itu?)
Aku mengscroll beranda dan kutemukan status baru selanjutnya dari dia.
"Mochirou desu." (Tentu saja)
Oh My, benarkah ini?
Omong-omong, ini sudah hari keempat sejak aku mengenal Samudra. Di hari Aku menginvite pin nya, Aku tidak bicara ataupun memulai apapun padanya.
___________________________
Btw this is my first story dan masih ada kelanjutannya ^_^ please give me a vote and feedback :)
YOU ARE READING
My Unpredictable Crush
Non-FictionDi antara kalian pasti pernah naksir seseorang. Ada yg cuek, ada yg ngerespon, perhatian, atau gak sama sekali. Tapi gimana kalau kadang perhatian kadang cuek? Apalagi udah seringkali berubah-ubah. Bikin baper, bikin uring-uringan, hati gundah-gulan...
