#1 Nice/? To Meet You

141 19 16
                                        

"Sampai kapan golongan darah lo stripe, Bel?"

Bella mendesis sebal, matanya menyipit, melirik Aby yang tertawa girang disampingnya. Sembari melanjutkan pekerjaan yang tertunda -mengisi formulir daftar ulang- dia berkata "sampai tes darah ngga pakai jarum!"

Aby meringis geli, mengingat anak kecil kelas 3 menengah atas disampingnya itu tak ubahnya dari dulu bermusuhan dengan jarum. Beda dengan Aby yang telalu mencintai suasana rumah sakit beserta perantaranya, apalagi baunya.

Aby menarik tangan Bella yang sedang menulis, menusuk jari telunjuk wanita itu dengan bolpoint "sakit ngga?"

Bella menggeleng, "dikit sih"

"Nah!" Kemudian Aby melepas tangan Bella,.membuat tangan itu mencium pinggiran meja, dan sang empunya mengaduh sakit.

"Itu namanya disuntik, sakitnya cuma diawal"

"Tapi itukan pulpen"

"Lah apa bedanya? Itu sama-sama dua benda yang panjang terus ujungnya tajam" Aby mengacungkan dua pulpen tepat didepan mata Bella

"Kenapa ngga sekalian tombak lo jadiin contoh? Sama kan ujungnya tajam" Bella geregetan. Aby sih rese, kasih kucing sayur bayam, kesel kan tuh.

"Ide bagus!"

"Nah sekalian tangan lo jadiin percobaan!"

"BELLA!"

Bella beranjak dari kursinya, meninggalkan Aby yang menggerutu dibelakang sana.

"Gue mau ngumpulin"

Hampir aja Bella keluar ruang kelas, tapi langkahnya terhenti karna tiba-tiba Aby udah bertengger di kusen pintu sambil senyum iklan odol.

"Nitip dong, Anabella Anastasia"

tuh kan aegyo-nya kumat. Kalo aby lagi kayak gini Bella paling males ngeladenin. Bukannya lucu, enek yang ada.

"Bareng aja sih"

Negosiasi berlangsung

"Aby mau ke perpustakaan, Bel"

"Ngapain?"

"Mesen seblak!"

Terus Bella mendelik, matanya seakan berbicara "Aby ngelawak?"

"Ya cari buku lah" koreksi Aby

"Yaudah sih, abis dari kantor baru ke perpus"

"Nanti lama cari bukunya, terus telat masuk kelas, gimana?"

Bella menarik formulir dari tangan Aby, terus pergi gitu aja.

"Aby sayang Bella!" Teriakannya malu-maluin banget, tapi Bella senyum juga dengernya.

Susah emang berdebat sama Aby, ada aja tikungannya, nyalip mulu, ngeles mulu. Tapi ko Bella betah ya temenan sama orang ngeselin gitu.

Aby itu lola, jarang update, berita panas di sekolah, pasti akan Aby ketahui saat udah mau basi.

Berita televisi juga gitu, kalau ngga di bahas sama guru, dia mana tau kalo presiden amerika yang kepilih itu Donald Thrumpt, kalau ngga dijadiin bahasan pelajaran kewarganegaraan, dia juga ngga tau masalah demo 4 november lalu.

Tapi aneh, Aby itu pinter disekolah, apalagi yang berhubungan dengan rumus.

Dan satu lagi, hobbynya membaca, menunjang kelangsungan kerja otaknya -mungkin-

***
"Golongan darah manusia ditentukan berdasar antigen dan antibody yang ter-"

TETTTTTTT

Sialan! Hampir aja dahi Aby mencium ujung rak buku karna tubuhnya yang sedikit melompat mendengar bel tambahan pelajaran dimulai.

WRONG!Stories to obsess over. Discover now