Bunyi alarm berdering di pagi hari.
Waktu menunjukan pukul 05.30.
Sarah hanya terduduk dipinggiran tempat tidurnya, sambil menatap sosok pria yang masih terlelap di atas sofa tak jauh darinya. Pria yang sangat ia kagumi dan ia cintai dalam diam.
Pria itu adalah suaminya, Raditya Lamdjati. Anak pemilik salah satu perusahaan "raksasa" di Indonesia milik keluarga Lamdjati.
Lima hari yang lalu adalah hari pernikahan mereka. Pernikahan yang dilakukan dengan keterpaksaan dan tanpa cinta.
Sarah berjalan menuju toilet untuk menyikat gigi dan membasuh wajahnya. Ia menatap pantulan wajahnya dicermin dengan tatapan kosong.
Namun tak lama ia tersadar bahwa Sarah harus menyiapkan sarapan untuk Radit. Suaminya butuh banyak energi untuk melewati semua ini hehehe. Ia akan membuatkan nasi goreng yang enak untuk Radit.
***
Saat melewati sofa, Sarah melihat Radit yang masih tertidur pulas mendekap selimutnya. Tanpa sadar dia berjalan kearah sofa, dan berjongkok menatap wajah laki-laki yang selama ini dia cintai.
Wajah Radit begitu lembut dan tampan. Radit lebih tua 2 tahun dari Sarah. Ayah mereka bersahabat dari kecil, jadi tak heran kalo Sarah dan Radit sering ikut orangtuanya mengunjungi rumah masing-masing. Dari kecil Sarah sudah mengagumi Radit sebagai sosok kakak yang baik dan lembut. Radit adalah anak yang sopan, pintar, dan tidak pernah menyombongkan kekayaan keluarganya. Sedangkan Sarah berasal dari keluarga sederhana, sangat jauh bila dibandingkan dengan kekayaan keluarga Radit.
Sarah ingat dulu saat Radit berulang tahun, orangtuanya kebingungan mencari dimana anak mereka. Ternyata Radit berada di depan pagar rumah sedang menyuapi seekor kucing dengan kue ulang tahunnya. Kucing itu terlihat mengerikan dengan tubuh penuh luka bakar. Sepertinya ada orang yang sudah tega menyiram kucing tersebut dengan air panas. Tubuh kucing itu sudah berbalut syal warna merah milik ibu Radit. Entah apa yang ada dipikiran anak itu, namun orang tuanya hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah anak laki-laki mereka.
Tanpa sadar, Sarah sudah senyum-senyum sendiri membayangkan betapa lucunya Radit dulu. Namun semuanya berbeda, Radit yang dulu ceria kini lebih sering muram semenjak mereka menikah. Ia tau Radit tidak pernah menginginkan pernikahan ini, karena Radit sudah memiliki kekasih bernama Dina. Mereka sudah berpacaran kurang lebih dua tahun. Namun asmara itu harus putus, karena suatu hal yang mengharuskan Radit menikahi Sarah.
"Sarah?" kata Radit yang terkejut mendapati Sarah yang sudah berada didekatnya saat ia terbangun.
"Arrgghh," teriak Sarah hampir terjengkal karena terkejut.
ВЫ ЧИТАЕТЕ
I Hate You I Love You (Radit & Sarah)
Любовные романыPenting: Beberapa Part di Private, Hanya Followers yang Bisa Baca. Dear Radit, Aku tau kau membenci pernikahan ini. Aku tau kau tersiksa dengan keadaan ini. Tapi aku tidak. Dear Radit, Aku tidak membenci pernikahan kita. Yang aku benci a...
