Pukul 20.00 KST
.
.
Berserakan, itu kata yang tepat untuk mendiskripsikan ruangan apartemen chanyeol, pecahan gelas dan vas berhamburan menjadi satu. Pertengkaran, itu yang menyebabkan ruangan apartemen chanyeol yang terkesan megah dan mewah menjadi berantakan. Pertengkaran yang terjadi antara chanyeol dan baekhyun kekasihnya.
.
.
.
Chanyeol pov.
.
Entah mengapa aku merasa tidak enak setelah memperlakukan baekhyun dengan kasar. Dia kekasihku, tapi aku tidak tau kenapa dia tega melakukan semua ini. Aku tau ini juga salahku yang tidak bisa menjaga baekhyun dengan baik, sehingga dia selingkuh di belakangku. Meskipun dia sudah meminta maaf padaku, tapi entah kenapa ada rasa kecewa yang amat sangat, sedih, marah, kasihan, semua menjadi satu.
.
.
Aku langsung menginjak gas mobilku, aku ingin pergi ke tempat yang bisa membuatku tenang, aku ingin berdiam untuk merilekskan pikiranku sejenak. Pantai, itu yang akan aku kunjungi sekarang. Aku meninggalkan baekhyun di apartemenku yang sudah berantakan karena ulahku, tapi itu semua karena baekhyun namun karenaku juga.
.
.
25 menit kemudian.
.
Aku sudah sampai di pantai yang sering aku kunjungi untuk sekedar menenangkan pikiranku, atau untuk bersenang-senang. Pantai denngan batu-batu besar yang menghiasi dan ada satu yang selalu menarik perhatianku, yaitu batu besar dengan lukisan sayap yang seukuran dengan tubuh manusia,
"Mianhae baek. Ini semua salahku, aku tidak bisa menjagamu. Aku ingin kau berubah, tapi kenapa kau seperti ini? Mianhae, jika aku tidak bisa menjagamu lebih, karena aku sibuk dengan perusahaanku, tapi itu aku lakukan untuk masa depan kita, aku ingin kita menikah. Geundae wae???" ucapku yang merutuki diriku dan baekhyun, di satu sisi aku marah, dan sisi lainnya aku menyesal, menyesal karena aku sering meninggalkan baekhyun sendirian, sampai-sampai dia selingkuh dariku.
Aku duduk di tepi pantai, suara ombak yang bergemuruh menenangkan pikiranku. Sedikit demi sedikit aku mulai melupakan kejadian hari ini, tapi masih menyisakan luka yang mungkin akan sangat sulit dihilangkan. Tapi aku mencoba untuk menghilankannya dengan cara apapun.
Setelah hampir 2 jam aku menenangkan diri, aku memutuskan untuk meninggalkan tempat ini, dan menuju apartemenku untuk meminta maaf pada baekhyun atas kelakuanku malam ini.
"Apa aku masih pantas untuk kau miliki baek? Aku sudah memperlakukanmu dengan buruk selama ini, tak apa kalau kau memutuskan untuk meninggalkanku. Aku tau ini semua salahku baek. Mianhae, geundae saranghae..." gumamku yang mulai menginjak gas mobil dan menuju apartemenku
.
.
.
.
Baekhyun pov.
.
.
Aku terduduk di lantai didekat tempat tidurku, ani maksutku tempat tidurku dengan chanyeol yang sudah tidak berbentuk, semua barang yang berada di sekelilingku berantakan, pecahan gelas vas botol soju dan wine dimana-mana.
.
.
"Mianhae chanyeol-aah, jeongmal mianhae. Ini semua salahku, kau boleh meninggalkanku karena aku sudah tidak pantas lagi untukmu, tapi aku masih mencintaimu yeol. Hiks..." ucapku yang meneteskan air mataku dengan derasnya.
YOU ARE READING
THE REGRET(Chanbaek) Oneshoot
FanfictionPertengkaran yang membuat hubungan chanyeol dan baekhyun semakin memburuk tapi juga membaik. Menghabiskan 1 tahun bersama, membuat chanyeol tidak menghiraukan baekhyun. Baekhyun "Kau terlalu memikirkan perusahaanmu, sampai-sampai kau lupa untuk menj...
